Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengaku telah mengeluarkan semua jurus untuk mengatasi krisis ekonomi akibat pandemi covid-19.
Jurus-jurus yang ia maksud adalah berbagai program bantuan yang diberikan kepada masyarakat demi menjaga daya beli dan mendongkrak perekonomian nasional.
"Pemerintah telah mengeluarkan semua jurus. Ada yang namanya BLT desa, ada bansos tunai, subsidi listrik, bantuan sembako, subsidi bunga, kemarin kita keluarkan subsidi gaji, sekarang kita berikan bantuan presiden produktif usaha mikro," ujar Jokowi di Yogyakarta, Jumat (28/8).
Baca juga: 8 Stimulus untuk Koperasi dan UKM Terdampak Covid-19
Dalam kesempatan berbeda, Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, dalam beberapa pekan terakhir, pencairan anggaran berbagai bantuan sosial berjalan sangat cepat.
Dari kelompok stimulus perlindungan sosial, terdapat tambahan realisasi hingga Rp9,9 triliun. Adapun, total anggaran secara keseluruhan yang telah tersalur mencapai Rp95,5 triliun.
Baca juga: Jokowi Minta Pelaku Usaha Tetap Semangat
Dari kelompok stimulus untuk UMKM, pemerintah mencatat tambahan penyaluran sebesar Rp14,6 triliun. Dengan tambahan itu, jumlah anggaran yang sudah dicairkan mencapai Rp47,1 triliun.
Di luar dua kelompok itu, masih ada kelompok stimulus sektoral kementerian/lembaga atau pemerintah daerah yang realisasinya sudah menyentuh Rp17,3 triliun.
Baca juga: Kemudahan Investasi Genjot Serapan Tenaga Kerja
"Kita melihat yang paling besar memang disalurkan untuk sektor perlindungan sosial dan UMKM karena itu yang sangat menjadi perhatian Pak Presiden," ucap Budi. (X-15)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved