Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT ekonomi energi Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi menilai pemberian insentif tarif listrik oleh pemerintah belum mencukupi untuk dapat mengungkit daya beli masyarakat.
"Hal ini dikarenakan insentif tarif listrik tidak disertai dengan kebijakan penurunan harga bahan bakar Mmnyak (BBM). Beberapa studi membuktikan bahwa penurunan tarif listrik dan harga BBM secara stimulan dapat menaikkan daya beli masyarakat yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi," jelas Fahmy melalui keterangan tertulis, Selasa (18/8).
Pemerintah secara resmi telah memperpanjang diskon tarif listrik rumah tangga golongan subsidi berdaya 450 VA dan 900 VA sampai dengan Desember 2020, yang sebelumnya dilakukan sejak April 2020.
Selain itu, Fahmy juga menilai upaya peningkatan pendapatan masyarakat yang dilakukan dengan menggelontor dana pada berbagai bidang dalam jumlah yang besar melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ternyata tidak mampu untuk mengungkit daya beli masyarakat.
"Penganggaran dana PEN itu ternyata tidak mampu untuk mengungkit daya beli masyarakat. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2020 yang mencapai minus 5,32% merupakan salah satu indikator bahwa realisasi anggaran PEN belum mampu mengungkit daya beli masyarakat," kata Fahmy.
Penyaluran program PEN sendiri terbilang masih rendah. Dari total anggaran PEN sebesar Rp695,2 triliun baru terealisasi sekitar 21,8%.
"Untuk menyelamatkan resesi ekonomi Indonesia akibat pandemi covid-19, Pemerintah harus berupaya lebih keras lagi untuk mengungkit daya beli masyarakat agar memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi," pungkasnya. (E-3)
Gaya hidup anak muda dalam mengonsumsi komoditas harian seperti kopi, teh, cokelat, dan produk kelapa sawit memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Direktur Ekonomi Celios, Nailul Huda, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025 tidak akan mencapai seperti yang ditargetkan pemerintah yakni di angka 5,4-5,6%.
Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan volume sampah nasional mencapai 70,6 juta ton pada 2024. Angka ini berpotensi membengkak menjadi 82 juta ton per tahun pada 2045.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan pandangan resmi terkait dampak tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap konsumsi masyarakat dan pertumbuhan industri nasional.
Anggaran rumah tangga kelas menengah bergeser ke kebutuhan pokok dan pendidikan, sementara belanja fesyen, makan di luar, serta rekreasi dipangkas atau ditunda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved