Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komunitas Diskus CBD (CBD Discus Community), Teddy menyebut permintaan ikan hias meningkat selama pandemi Covid-19. Hal itu seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang memilih hobi baru memelihara ikan hias selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Selain sebagai hobi, ikan hias juga membuka banyak peluang bisnis mulai dari pembenihan, pembesaran, pakan, obat, aksesoris pemeliharaan ikan, pelatihan dan bahkan menjadi youtuber dengan konten seputar ikan hias," jelas Teddy melalui keterangan resminya, Senin (17/8).
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Nilanto Perbowo mendorong optimalisasi ikan hias. Menurutnya, Indonesia dikenal memiliki banyak spesies ikan hias, baik dari jenis air tawar maupun laut. Tercatat, dari 1.100 spesies ikan hias air tawar yang ada di dunia, 400 spesies di antaranya berasal dari Indonesia.
Kemudian dari jenis air laut, Indonesia memiliki 650 spesies dan diduga masih banyak lagi spesies ikan hias air laut yang belum ditemukan.
"Besarnya potensi sumber daya tersebut, adalah anugerah bagi bangsa Indonesia yang seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai penggerak ekonomi nasional, penyedia lapangan kerja, dan memiliki potensi besar sebagai penghasil devisa negara," kata Nilanto melalui keterangannya, Senin (17/8).
Nilanto memaparkan nilai ekspor ikan hias Indonesia ke mancanegara cukup tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tren peningkatan perdagangan ikan hias dalam kurun waktu tahun 2012-2019. Tahun 2012 misalnya, nilai ekspor ikan hias mencapai USD21,01 juta dan pada tahun 2019 mencapai USD33,11 juta. Adapun negara utama tujuan ekspor ikan hias Indonesia adalah Tiongkok, Amerika Serikat, Jepang dan Singapura.
Baca Juga: Jual Beli Ikan Hias di Indonesia telah Gunakan Aplikasi Digital
Pencapaian ini menempatkan Indonesia sebagai eksportir ikan hias terbesar ketiga di dunia dari nilai perdagangannya. "Sedangkan posisi pertama adalah Singapura dengan 24% market share,” sambungnya.
Tak hanya untuk ekspor, permintaan ikan hias dalam negeri juga terus tumbuh. Nilanto mengungkapkan, bisnis ikan hias merupakan salah satu usaha yang tidak terdampak pandemi covid 19. Menurutnya, kebanyakan masyarakat yang membeli ikan hias untuk mengusir kejenuhan selama diterapkannya pembatasan sosial. (OL-13)
Komoditas ikan patin kini naik kelas, bukan sekadar ekspor, melainkan masuk ke rantai pasok pangan haji dan umrah dunia,
KKP memastikan ketersediaan ikan hasil budi daya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
Ia menegaskan akan meminta persoalan tersebut segera ditangani agar tidak berulang dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap aktivitas nelayan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved