Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) akan tetap menggelar Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di tengah pandemi covid-19. Meski begitu, kegiatan ini akan dilakukan sepenuhnya secara virtual (full virtual).
Menurut Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI, Muhammad Anwar Bashori pandemi tidak menghalangi penyelenggaraan event besar ini meski dibatasi hanya lewat virtual.
"Indonesia bisa tampil dengan mempertahankan ISEF ke-7 itu dengan full virtual dan itu bisa dinikmati. Meski tidak 100% sama, tapi ini upaya kita dengan lembaga dan asosiasi bahwa kehadiran ISEF di global event syariah itu masih ada,” ujarnya saat Kick Off Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020, Jumat (7/8).
Baca juga: Cadangan Devisa Juli 2020 Naik ke US$135,1 Miliar
Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan puncak gelaran ISEF akan dilakukan pada Oktober 2020 mendatang. Dengan sejumlah rangkaian kegiatan seperti, syariah forum, syariah fair, business coaching, business matching, hingga business deal
“ISEF puncaknya akan dilakukan pada Oktober 2020 di Jakarta. Kita akan semakin memperluas mitra strategis dan pegiat ekonomi syariah,” katanya.
Adapun ISEF ini menurut Perry telah berevolusi menjadi gelaran internasional sebagai referensi global. Untuk secara berjamaah bersinergi memicu ekonomi dan keuangan syariah. (A-2)
KETUA PP Muhammadiyah Anwar Abbas menanggapi kritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam sebuah kesempatan, Purbaya mendorong agar ekonomi atau perbankan syariah
BERKAT peran community officer sebagai garda terdepan dalam melayani dan mendampingi warga masyarakat inklusi, PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.
Penyatuan dua figur dengan latar belakang yang saling mengisi dan menguatkan: investasi global dan ekonomi kerakyatan sejatinya adalah sebuah langkah cerdas
Danantara Indonesia menyampaikan bahwa penguatan Kawasan Thakher berjalan sebagai fondasi awal pengembangan Kompleks Haji.
Dahnil memerinci aset yang kini dimiliki Indonesia di Tanah Suci. Aset tersebut meliputi bangunan yang sudah beroperasi sebagai hotel serta lahan strategis yang siap dikembangkan.
Total aset keuangan syariah diperkirakan naik dari Rp3.158 triliun pada 2025 menjadi sekitar Rp3.508 triliun pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved