Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan belum memiliki data base tentang potensi investasi daerah sehingga berpengaruh pada kurang menariknya iklim investasi di daerah tersebut. Hingga kini investasi terbesar di provinsi penghasil batubara terbesar nomor dua di Indonesia ini masih didominasi sektor pertambangan batubara.
Demikian dikemukakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kalsel, Nafarin, Rabu (5/8). "Permasalahan utama yang dihadapi Kalsel adalah tidak adanya data detail (data base) terhadap potensi investasi yang ditawarkan kepada investor," tuturnya.
Kondisi ini menurutnya berimbas pada kurang menariknya iklim investasi di Kalsel. Faktor lainnya berupa masalah kepastian hukum dan
lahan. Saat ini sulit untuk mendapatkan status lahan yang clear and clean. Demikian juga keberadaan sarana prasarana/fasilitas pendukung investasi juga masih minim dibandingkan daerah lain seperti Pulau Jawa. "Terlebih terjadinya pandemi covid-19 berpengaruh sekali terhadap iklim investasi daerah. Realisasi investasi triwulan I dan II turun dibandingkan periode sama tahun 2019," tuturnya.
Sepanjang 2020 ini Dinas PMPTSP Kalsel mencatat realisasi investasi yang masuk ke Kalsel sebesar Rp2,94 triliun terdiri 330 proyek. Sebanyak 269 proyek investasi dalam negeri (PMDN) senilai Rp627,5 miliar dan 61 proyek investasi asing (PMA) senilai Rp2,31 triliun dan US$160,5 ribu.
Sektor-sektor yang mendominasi investasi di Kalsel berupa pertambangan, industri makanan, pertanian tanaman pangan, perkebunan dan peternakan serta perdagangan dan jasa. Ada 12 negara yang merupakan negara asal investor di Kalsel terbanyak adalah Korea Selatan, Malaysia dan Thailand.
Lebih jauh dikatakan Nafarin guna memperbaiki iklim investasi di daerah pemerintah telah membuat kebijakan perizinan satu pintu dengan
sistem online. "Kalsel sudah online semua perizinan sudah lebih mudah. Kita punya aplikasi Simapan dan OSS dari 145 izin dan non izin sebagian besar sudah tanda tangan digital. Kalsel juga menyediakan fasilitas pengaduan baik secara online melalui web.dpmptsp kalsel, washapp, hot line yang terhubung dengan E-lapor Diskominfo," ujarnya. (OL-12)
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
BMKG juga memperingatkan potensi cuaca ekstrem di awal 2026 yang dapat memengaruhi distribusi logistik dan operasional tambang.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Lonjakan harga emas dunia yang menembus level psikologis USD 4.700 per troy ons dipicu oleh pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump.
PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) memperkuat perannya dalam mendorong arus investasi Korea Selatan ke Indonesia.
Bitcoin (BTC) adalah aset digital terdesentralisasi berbasis blockchain. Pelajari cara kerja, cara mendapatkan, serta risiko Bitcoin sebelum berinvestasi.
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Douglas Soledo, jantan berusia 17 tahun, dan Robina, betina berusia 25 tahun telah melalui proses rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dinyatakan siap kembali ke alam liar.
Fokus utama program ini adalah memutus rantai keterbatasan akses dengan menyediakan beasiswa prestasi dan pembiayaan studi profesi bagi para guru.
"Kami bukan menghadirkan cerita dari point of view (pov) korban makhluk mistis itu, melainkan kami angkat folklore sebagai akar dari Kuyang dengan emosi yang universal,"
MG resmikan dealer di Pontianak. Ini dealer kedua MG di Pulau Kalimantan sebagai perluasan layanan penjualan dan purnajual di Indonesia.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi Hujan Sedang hingga Lebat. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved