Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Langsung Tancap Gas, Pertamina Kukuhkan 5 Subholding

M. Iqbal Al Machmudi
14/6/2020 08:00
Langsung Tancap Gas, Pertamina Kukuhkan 5 Subholding
Foto combo petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah di SPBU kawasan Kebon Nanas, Kota Tangerang, Banten, Minggu (17/5).(ANTARA/FAUZAN)

SEBAGAI tindak lanjut Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) pada Jumat (12/6), Pertamina langsung tancap gas melanjutkan transformasi pada tingkat subholding bisnis.

Kemarin, Direksi Pertamina melakukan pengukuhan subholding yang merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan dengan pembentukan Holding Migas dan merupakan penjabaran dari road map program kementerian BUMN yang tercantum dalam Buku Putih Pembentukan Holding Migas.

Terdapat lima subholding yang telah dibentuk, yakni Upstream subholding yang operasionalnya diserahkan kepada PT Pertamina Hulu Energi. 

Lalu ada Gas subholding PT Perusahaan Gas Negara, Refinery & Petrochemical subholding PT Kilang Pertamina Internasional.

Selanjutnya ada Power & NRE subholding PT Pertamina Power Indonesia dan Commercial & Trading subholding PT Patra Niaga. 

Selain itu juga terdapat Shipping Company yang operasionalnya diserahkan kepada PT Pertamina International Shipping.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan pembentukan holding migas, 5 subholding dan 1 shipping company ini merupakan langkah strategis yang akan tercatat dalam sejarah Pertamina.

Hal itu karena inisiatif yang dilakukan untuk bisa beradaptasi dengan perubahan ke depan, bergerak lebih lincah, cepat serta fokus untuk pengembangan bisnis yang lebih luas dan agresif.

“Transformasi yang dilakukan saat ini adalah untuk menyiapkan lini bisnis Pertamina berkembang dan mandiri. Saat ini, lingkup bisnis Pertamina sangat luas, dengan tantangan dan kompetisi yang berbeda serta memiliki kekhususan risiko masing-masing, " kata Nicke melalui keterangan tertulisnya, Minggu (14/6).

Untuk itu, sesuai dengan Surat Keputusan No. SR-396/MBU/06/2020 tanggal 12 Juni 2020, Nicke tidak langsung tancap gas melakukan penunjukan dan pengukuhan pejabat masing-masing subholding yang akan menjadi nakhkoda di perusahaan plat merah Migas tersebut.

"Karenanya, dengan subholding ini, setiap bisnis nantinya dapat bergerak lebih cepat dan lincah untuk pengembangan kapabilitas kelas dunia dan pertumbuhan skala bisnis yang akan menunjang Pertamina menjadi perusahan global energi terdepan dengan nilai pasar US$100 juta,” ujar Nicke.

Baca juga: Tangan Dingin Erick Pangkas Direksi Pertamina

Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, mengungkapkan bahwa acara yang dilaksanakan pada hari Sabtu dengan total 36 pejabat yang dikukuhkan juga menjadi pengalaman baru dan sangat berkesan.

“Pada struktur manajemen subholding, Pertamina konsisten menempatkan Direksi dari sejumlah pekerja karir yang relatif muda dan berkualitas tinggi yang diharapkan menjadi energi baru dan sebagai upaya Pertamina mempersiapkan pemimpin masa depan," ucap Fajriyah.

Selain itu, lanjut Fajriyah, komposisi manajemen juga diperkuat dengan profesional eksternal yang berpengalaman dan diharapkan banyak melakukan terobosan baru untuk pertumbuhan bisnis ke depan. Beberapa wanita juga berada diantara Direksi Subholding tersebut.

Pejabat sebelumnya, sebagai senior juga turut hadir dan ikhlas melepaskan estafet kepemimpinan pada penerusnya, sehingga serah terima jabatan dapat langsung dilakukan dan diikuti pembacaan komitmen pejabat baru untuk mencapai kinerja dan kepatuhan untuk pelaporan LHKPN dan implementasi HSSE.

Lebih lanjut, Fajriyah mengungkapkan pejabat Chief Executive Officer (CEO) masing-masing subholding yang dikukuhkan oleh Direktur Utama Pertamina sebagai pemegang saham pada Sabtu, 13 Juni 2020 adalah:

CEO Upstream Subholding (PT Pertamina Hulu Energi) dijabat Budiman Parhusip.

CEO Refinery & Petrochemical Subholding (PT Kilang Pertamina Internasional) Ignatius Tallulembang dengan didampingi Deputy CEO Budi Syarif Santoso.

CEO Power & NRE Subholding (PT Pertamina Power Indonesia) Heru Setiawan.

CEO Commercial & Trading Subholding (PT Patra Niaga) Mas'ud Khamid.

CEO Shipping Company (PT Pertamina International Shipping PIS) Erry Widiastono

Terlihat bahwa beberapa CEO subholding, sebelumnya adalah Direksi Pertamina, sedangkan Dharmawan Samsu serta Basuki Trikora Putra juga mendapat tugas baru sebagai Komisaris Utama di Subholding. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya