Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan penetapan kupon instrumen Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri 017 sebesar 6,4% per tahun bertujuan agar perbankan bisa memberikan bunga kredit lebih rendah kepada masyarakat atau dunia usaha.
"Melihat proyeksi ke depan, suku bunga semakin rendah," kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Deni Ridwan, dalam bincang-bincang IDX Channel secara virtual di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, jika imbal hasil atau kupon yang diberikan dalam ORI ini terlalu tinggi, dikhawatirkan memengaruhi keberanian perbankan dalam memberikan bunga kredit lebih rendah. Meski begitu, ia menilai imbal hasil sebesar 6,4% itu merupakan imbal hasil premium lebih tinggi daripada instrumen investasi perbankan lain misalnya deposito.
Sebagai perbandingan, tingkat imbal hasil ORI sebelumnya ialah seri 015 sebesar 8,25% dan ORI016 mencapai 6,8%. Pemerintah berencana mulai menawarkan ORI-017 ini kepada masyarakat pada Senin (15/6) hingga 9 Juli 2020 dengan masa jatuh tempo mencapai tiga tahun.
Masyarakat bisa membeli surat berharga ini dengan minimum pembelian mencapai Rp1 juta dan maksimum mencapai Rp3 miliar. Di tempat terpisah, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu, Isa Rachmatarwata, menyebutkan kegiatan pelelangan pada 2020 terganggu lantaran adanya covid-19 yang mewabah di Indonesia. Imbasnya akan memengaruhi target pencapaian lelang. "Selama wabah covid-19 pelaksanaan lelang berkurang, capaian yang berhasil dilelang juga tidak tinggi. Tidak setinggi capaian yang kami harapkan," ujarnya kepada media secara virtual, kemarin.
Hingga 8 Juni 2020, tercatat kinerja pokok lelang mencapai Rp8,07 triliun dari target yang ditetapkan di tahun ini sebesar Rp30,83 triliun. Adapun penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari kinerja lelang mencapai Rp167,98 miliar dari yang ditargetkan sebesar Rp675 miliar. Terhambatnya kinerja lelang, kata Isa, terjadi karena adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar. (Mir/Ant/E-1)
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved