Rabu 10 Juni 2020, 17:24 WIB

PT Bukit Asam Bagikan Dividen Rp3,65 Triliun

M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi
PT Bukit Asam Bagikan Dividen Rp3,65 Triliun

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arviyan Arifin (tengah)

 

PT Bukit Asam (persero) Tbk (PTBA), membagikan dividen sebesar sebesar Rp3,65 triliun. Jumlah dividen tunai yang dibagikan ini merupakan 90% dari total laba bersih perusahaan tahun 2019 sebesar Rp4,1 triliun.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arviyan Arifin, mengatakan ditetapkannya dividen tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan telah disetujui dalam Laporan Tahunan Direksi mengenai Keadaan dan Jalannya Perseroan Selama Tahun Buku 2019.

Dalam RUPS tersebut menyebutkan bahwa PTBA mampu mencatatkan laba atas kinerja tahun sebesar Rp4,1 triliun dengan EBITDA sebesar Rp6,4 triliun di tengah tren melemahnya harga batu bara imbas dari wabah covid-19.

"Perseroan berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan dari Rp21,2 triliun menjadi Rp21,8 triliun atau sebesar 3% dari tahun sebelumnya," kata Arifin saat konferensi pers RUPS Tahunan 2019 PTBA secara daring, Rabu (10/6).

Pendapatan tersebut terdiri dari pendapatan penjualan batu bara domestik sebesar 57%, penjualan batu bara ekspor 41%, dan aktivitas lainnya sebesar 2% yang meliputi penjualan listrik, briket, minyak sawit mentah dan inti sawit, jasa kesehatan rumah sakit dan jasa sewa.

Pencapaian laba dan pendapatan didukung oleh kinerja operasional perusahaan yang mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca juga: PLN Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik dan Subsidi Silang

Pada tahun 2019, produksi batu bara PTBA mengalami kenaikan 10,2% dari tahun sebelumya atau naik menjadi 29,1 juta ton. Selain itu, kapasitas angkutan batu bara juga mengalami kenaikan menjadi 24,2 juta ton atau naik 7,0% dari tahun 2018.

"Kenaikan produksi dan angkutan batu bara ini mendorong kenaikan penjualan batu bara. Sepanjang 2019 PTBA berhasil menjual batu bara sebesar 27,8 juta ton atau naik 13% dari tahun sebelumnya," ujar Arifin.

Arifin mengungkapkan kenaikan volume penjualan ini karena adanya ekspansi ke pasar-pasar potensial seperti Jepang, Hong Kong, Vietnam, Taiwan, dan Filipina serta keberhasilan dalam menambah pasar-pasar potensial baru seperti Australia, Thailand, Myanmar, dan Kamboja. PTBA juga menerapkan penjualan ekspor batu bara medium to high calorie ke premium market.

Selain itu, pada 2019 Bukit Asam melakukan penjualan saham treasuri dari pembelian kembali saham periode tahun 2013-2015 sebanyak 649 juta saham yang dilaksanakan dalam beberapa tahap di antaranya penjualan saham treasuri pada 2 April 2019 sebanyak 63,17 juta lembar saham dengan harga Rp4.220 per lembar saham, 8 Mei 2019 sebanyak 490,72 juta lembar saham dengan harga Rp3.400 per lembar saham, dan 4 Desember 2019 sebanyak 96 juta saham dengan harga Rp2.500 per lembar saham. (A-2)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Mentan Dorong Provinsi Lampung Hasilkan 300.000 Bibit Sapi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 20:29 WIB
Lampung sendiri dipilih Kementan karena dinilai mampu menerapkan pola reguler maksimum, di mana hasil ternak yang berkembang bisa memenuhi...
DOK DPR RI

Ketua Komisi IV DPR RI Bangga Kementan Panen Pedet

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 20:21 WIB
Sudin berharap kegiatan tersebut bisa dilanjutkan dengan proses penggemukan hingga pengembangan daging untuk kebutuhan...
Dok. BPK

BPK Terpilih sebagai Wakil Ketua UN External Auditors

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 08 Desember 2021, 19:51 WIB
"Terpilihnya BPK sebagai Wakil Ketua Panel PBB semakin mempertegas peran aktif dan kontribusi Indonesia pada Dunia Internasional,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya