Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Anugerah Mega Investama, Hans Kwee, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguat dengan support di level 4.851 sampai 4.704, sementara resistensi berada di level 5.014 sampai 5.112.
"IHSG pekan depan kami perkirakan akan konsolidasi menguat. Prediksi jeleknya data pertumbuhan ekonomi Eropa menjadi sentimen negatif pasar. Kami perkirakan data ekonomi berbagai negara masih akan jelek terimbas penguncian ekonomi akibat pandemi covid-19," kata Hans Kwee kepada mediaindonesia.com, Minggu (7/6).
Sentimen global masih mempengaruhi IHSG pekan depan. Beberapa sentimen yang mungkin mempengaruhi pergerakan IHSG diantaranya data tenaga kerja Amerika Serikat akhir pekan membaik di bandingkan perkiraan turun oleh pelaku pasar.
Baca juga :Kebijakan New Normal Dongkrak Kesejahteraan Petani Kembali
Selain itu, Hans mengatakan, pengangguran membaik ke level 13,3% mengindikasikan pemulihan ekonomi yang lebih cepat. Kerusuhan Sosial di Amerika Serikat sejauh ini tidak mendapat perhatian pasar saham.
"Tetapi bila berlangsung lama akan merusak kepercayaan konsumen, meningkatkan penyebaran covid-19 dan menganggu rencana pembukaan ekonomi sehingga mengganggu tren naik pasar saham," ucapnya.
Memanasnya hubungan Amerika Serikat dengan Tiongkok yang berlangsung dari pekan sebelumnya juga masih menjadi perhatian pasar.
"Serta ekspansi stimulus oleh Bank Sentral Eropa (ECB) sebesar 600 miliar Euro di atas harapan pelaku pasar. Ini menjadi sentimen positif pasar keuangan," tandas Hans Kwee.
Sebelumnya, pekan lalu IHSG ditutup sebesar 31.08 poin ke level posisi 4.947,78 atau naik 0,63 persen. IHSG ditutup dengan saham-saham sektor aneka Industri (+4.13%) dan Property konstruksi (+1.64%) menjadi kontributor penguatan IHSG hingga akhir sesi. (OL-2)
IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 7.106 pada Selasa (17/3). Simak analisis pemicu reli bursa saham jelang libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026 di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
IHSG ditutup anjlok 1,61% ke level 7.022 pada Senin (16/3/2026). Investor khawatir defisit fiskal melebar di atas 3% akibat tensi geopolitik & harga minyak.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved