Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHAM-SAHAM di Wall Street menguat lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), dengan Indeks Dow Jones melonjak lebih dari 550 poin, ditutup di atas 25.000 poin, karena investor mempertimbangkan kemungkinan menormalkan kegiatan ekonomi.
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 553,16 poin atau 2,21%, menjadi ditutup di 25.548,27 poin. Indeks S&P 500 bertambah 44,36 poin atau 1,48%, menjadi berakhir di 3.036,13. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 72,14 poin atau 0,77%, menjadi 9.412,36 poin.
Indeks 30-saham unggulan Dow kembali bertengger di atas level 25.000 poin untuk pertama kalinya sejak Maret, sementara Indeks S&P 500 berakhir di atas angka 3.000 poin.
Baca juga: Minyak Kembali Tertekan Ketegangan AS-Tiongkok dan Produksi OPEC+
Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih tinggi, dengan sektor keuangan dan industri masing-masing melonjak 4,34% dan 3,34%, memimpin keuntungan sektoral. Saham-saham bergerak mengikuti reli besar-besaran sesi sebelumnya dengan Dow ditutup lebih dari 500 poin.
Semua 50 negara bagian di Amerika Serikat telah dibuka kembali. Namun lebih dari 1,69 juta kasus covid-19 dikonfirmasi telah dilaporkan di Amerika Serikat pada Rabu sore (27/5), dengan hampir 100.000 kematian, menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. (A-2)
Pada Desember 2025 porsi konsumsi tercatat sebesar 74,3% kemudian turun menjadi 72,3% pada Januari 2026 dan kembali menurun menjadi 71,6% pada Februari 2026.
Kanada ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Peningkatan harga emas dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu minat masyarakat terhadap investasi, terutama pada instrumen yang dinilai relatif aman atau safe haven.
Kenaikan tajam emas dalam sepekan terakhir dipicu oleh eskalasi militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Platform investasi aset kripto Pintu meluncurkan program eksklusif Pintu VIP bagi pengguna dengan aktivitas perdagangan dalam volume besar.
Berdasarkan riset YouGov tahun 2025, mayoritas Gen Z kini lebih memilih mengalokasikan THR mereka untuk ditabung atau diinvestasikan dibandingkan sekadar konsumsi sesaat.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved