Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA jual eceran bahan bakar minyak (BBM) Indonesia Mei masih sama dengan April 2020 alias tidak ada kenaikan maupun menurunan harga. Meskipun harga minyak mentah dunia sudah anjlok ke level USD 20 per barel dari harga normalnya USD 60 per barel
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, hal tersebut lantaran masih menanti dampak kesepakatan pemangkasan produksi antara negara-negara OPEC dan non-OPEC yang dilakukan mulai bulan Mei ini.
Pemangkasan produksi tersebut akan berlangsung terhitung mulai Mei sebesar 9,7 juta barel per hari Mei-Juni 2020.
"Pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak mentah dunia yang masih belum stabil, yang memiliki volatilitas yang tinggi," ungkapnya Arifin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR via daring, Senin (4/5).
Ia menambahkan, anggota OPEC+ bakal menurunkan produksi sebesar 7,7 juta barel per hari pada Juli-Desember 2020 serta 5,8 juta barel per hari pada Januari 2021-April 2020.
Baca juga :Pengamat: Status Quo Harga BBM saat Fluktuasi Harga Minyak Dunia
"Diperkirakan harga akan rebound ke level US$ 40 per barel di akhir tahun, waktu cukup lama makanya kami masih cermati perkembangan terutama di bulan Mei dan Juni," tambahnya.
Arifin menambahkan, BBM di Indonesia merupakan salah satu yang termurah di Asia Tenggara (ASEAN) bahkan lebih murah dibanding negara di dunia.
"Harga BBM di Indonesia merupakan salah satu yang termurah diantara negara-negara ASEAN dan beberapa negara di dunia," kata Arifin.
Dalam data Kementerian ESDM, Indonesia menerapkan harga Rp9.650 per liter, sementara Singapura Rp21.317 per liter. Lalu Malaysia memberikan harga Rp4.299 per liter, ini karena pemerintahnya memberikan subsidi untuk penggunaan Bensin RON 95. Tak hanya itu, Thailand menerapkan harga Rp11.302 per liter, Vietnam sebesar Rp7.812 per liter, Filipina sebesar Rp12.532 per lier. Untuk Laos, Myanmar dan kamboja masing-masing menerapkan harga Rp16.122, Rp4.506 dan Rp9.850 per liter. (OL-2)
Direktur The Climate Reality Project Indonesia, Amanda Katili Niode, menekankan pentingnya konsumsi BBM secara bijak demi menekan emisi gas rumah kaca.
Keputusan Presiden Prabowo menahan harga BBM adalah bukti nyata keberpihakan kepada rakyat.
EKONOM PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang menyebut potensi penyesuaian harga bahan bakar non-subsidi dapat meningkatkan angka inflasi secara keseluruhan.
IESR: Jaminan Pemerintah Soal Ketersediaan BBM Perlu Dibarengi Keterbukaan Data
Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi pelebaran defisit APBN.
Namun, dirinya menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Rusia terbuka untuk mendiskusikan terkait pembelian minyak dari Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved