Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 0,10% pada Maret 2020. Inflasi itu terjadi karena naiknya beberapa harga komoditas seperti emas perhiasan, bawang bombay dan gula pasir.
"Penyebab utamanya adalah kenaikan harga emas perhiasan, telur ayan ras, kenaikan harga bawang bombay dan gula pasir. Sebaliknya penyebab deflasi adalah turunnya harga cabai merah, cabai rawit dan tarif angkutan udara. Sementara dari sisi komponen inflasi didoroing oleh inflasi inti yang disebabkan naiknya harga emas perhiasan," urai Kepala BPS Suhariyanto melalui videp conference, Rabu (1/4).
Inflasi pada komponen inti didorong oleh komoditas emas perhiasan yang menyumbang inflasi sebesar 0,05%, bawang bombay 0,03% dan gula pasir 0,02%.
Naiknya harga emas, kata pria yang karib disapa Kecuk itu dipengaruhi oleh harga emas global.
Sedangkan pada komponen harga yang diatur pemerintah, terjadi deflasi sebesar 0,19% atau memberi andil sebssar 0,03%. Deflasi terjadi karena adanya penurunan tarif angkutan udara.
Baca juga : Gubernur BI: Nilai Tukar Rupiah Saat Ini Sudah Memadai
"Sementara volatile price atau harga bergejolak mengalami deflasi karena terjadi berbagai penurunan harga seperti cabai merah dan cabai rawit," jelas Kecuk.
Lebih lanjut, tingkat inflasi Maret 2020 yang sebesar 0,10% menunjukan inflasi terjaga dengan baik. Itu dapat dilihat bila dibandiingkan denga Februari 2020 yang sebesar 0,28% dan Januari 2020 sebesar 0,39%.
Hasil tingkat inflasi itu, kata Kecuk didapat dari survei yang dilakukan BPS di 90 kota IHK yang 43 kota diantaranya mengalami inflasi sedangkan 47 lainnya mengalami deflasi.
"Inflasi tertinggi di Lhoksemauwe sebesar 0,64% penyebab utamanya adalah kenaikan harga jenis ikan dan sumbangan kenaikan harga emas. sedangkan inflasi terendah terjadi di Surabaya, Surakarta dan Pekanbaru sebesar 0,1%. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Timika 1,91% penyebabnya adalah turunnya tiket angkutan udara, sehingga sumbangan ke deflasi adalah 0,77%," jelas Kecuk.
Ia berharap pemerintah mampu menjaga ketersediaan barang pokok dan kebutuhan lantaran pada April 2020 akan memasuki bulan puasa. Iru diperlukan agar harga komoditas pokok tetap dapat terkendali.
"Satu catatan yang perlu digarisbawahi pada akhir April kita akan memasuki bulan puasa, untuk itu perlu menjaga kesediaan pasokan pangan, kelancaran distribusi supaya harga tetap terjaga. Dengan apa yang sudah dicapai pemerintah tahun lalu, tentunya kita berharap inflasi selama ramadan dan lebaran tetap terkendali," pungkas Kecuk. (OL-7)
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
BPS beberkan data perdagangan RI di jalur Selat Hormuz di tengah konflik Iran-Israel. Intip nilai ekspor-impor miliaran dolar yang terancam jika jalur ini lumpuh.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Kolaborasi Memperkuat Ketersediaan Bahan Baku Emas Domestik
IHSG tertekan tajam 2,65% pada 2 Maret 2026 akibat eskalasi konflik AS-Iran yang memicu lonjakan harga minyak dan emas.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 2 Maret 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 218,65 poin atau 2,66 persen ke posisi 8.016,83.
Update harga emas Antam hari ini Jumat 20 Februari 2026 naik tipis. Cek rincian harga per gram, buyback, dan analisis pasar global di sini.
PT Pegadaian berhasil menorehkan kinerja positif di tahun 2025 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp8,34 triliun.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved