Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN memberikan stimulus ekonomi secara langsung kepada masyarakat, pemerintah juga memberi stimulus terhadap sektor industri yang terdampak pandemi korona (covid-19).
Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, melalui telekonferensi terkait stimulus ekonomi dalam penanganan dampak covid-19, Rabu (1/4).
Berikut adalah rincian dukungan yang diberikan pemerintah :
Pertama, anggaran untuk mendukung dunia usaha sebesar Rp 70,1 T
Baca juga: Cegah Ekonomi Memburuk, Pemerintah Siapkan Skenario Khusus
Kedua, PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah. Dalam hal ini, untuk pekerja dengan penghasilan maksimal Rp 200 juta setahun. Kebijakan itu menyasar sektor industri pengolahan, pariwisata dan penunjangnya, serta sektor transportasi. Percepatan penyesuaian pemberlakuan PPh berlaku pada tahun ini.
Ketiga, pembebasan PPh Pasal 22 impor untuk 19 sektor tertentu, wajib pajak Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dan wajib Pajak KITE IKM.
Keempat, pengurangan PPh Pasal 25 sebesar 30% untuk sektor tertentu, wajib pajak KITE dan wajib pajak KITE IKM.
Kelima, restitusi PPN dipercepat bagi 19 sektor tertentu untuk menjaga cash-flow dan likuiditas keuangan pelaku usaha.
Baca juga: Bank Dunia Beri 6 Rekomendasi Atasi Pandemi Covid-19
Keenam, penundaan pembayaran pokok dan bunga selama 6 bulan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Ketujuh, penurunan tarif PPh Badan menjadi 22% pada 2020 dan 2021, serta menjadi 20% mulai 2022.
Kedelapan, terkait dukungan untuk pelaku usaha mikro dan kecil melalui stimulus KUR, berupa penundaan angsuran pokok dan bunga pada semua skema selama 6 bulan untuk pelaku usaha terdampak Covid-19.
"Dalam hal ini beban akibat penundaan bunga dan pokok KUR selama 6 bulan menjadi tanggungan pemerintah, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6,1 triliun," papar Airlanngga.(OL-11)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan dampak stimulus yang digelontorkan pemerintah akan terlihat pada triwulan IV 2025.
Diskon tarif tol kerap diberikan pemerintah pada momen-momen libur panjang dalam rangka hari besar keagamaan maupun libur sekolah.
Pemerintah menyiapkan berbagai stimulus untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
BADAN Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati langkah penebalan stimulus fiskal guna menjaga daya beli masyarakat.
Rumah123 gelar Harpropnas Fest 2025 di Kota Kasablanka. Stimulus pajak dorong transaksi properti, harga turun hingga 30%, buyers market menguat.
Insentif tersebut bisa menjadi katalis transformasi sistemik, mulai dari peningkatan daya beli masyarakat, pembangunan industri hijau, hingga fondasi ekonomi rendah karbon di masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved