Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTUSAN Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan penaik-an iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membuat anggaran untuk pembayaran premi membengkak.
"Pemerintah bakal menyesuaikan perubahan akibat putusan MA itu di APBN 2020. Kita sedang mengkaji dampak putusan itu. Ada perubahan yang harus disesuaikan," kata Wapres Ma'ruf Amin seusai dies natalis ke-44 Universitas Negeri Sebelas Maret di Solo, Jawa Tengah, kemarin.
Namun, Wapres tidak menjelaskan detail berapa anggaran untuk premi di APBN.
Akibat pembatalan itu, sejumlah pihak mengkhawatirkan adanya pengurangan pelayanan yang diberikan kepada peserta. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pun mendorong pemerintah untuk melakukan sejumlah langkah.
"Pertama, Presiden harus me-ngeluarkan perpres baru untuk menggantikan Perpres 75/2019 yang dibatalkan MA. Itu penting untuk menjamin kepastian hukum," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan resmi.

Sumber: Laporan Keuangan BPJS Kesehatan 2018/NRC
Sebab, ujar Tulus, manajemen BPJS Kesehatan menyatakan akan tetap menggunakan perpres lama jika pemerintah belum mengubah/mengeluarkan perpres baru. Dengan kata lain, penaikan tarif tetap diberlakukan BPJS. Kedua, imbuhnya, Kemensos segera melakukan data cleansing untuk peserta PBI.
"Sampai detik ini data cleansing yang dimaksud belum dilakukan sehingga potensi peserta PBI yang salah sasaran masih sangat besar. Hasil data cleansing bisa digunakan untuk acuan memasukkan peserta mandiri jadi peserta PBI," tukasnya.
Hal senada disampaikan anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani. Menurutnya, pemerintah harus mengawasi pelayanan rumah sakit terhadap pasien dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). "Ini penting agar tidak ada pengurangan layanan terhadap warga yang membutuhkan. Batalnya penaikan premi BPJS harus memicu pemerintah agar mampu memilih solusi terbaik demi mengantisipasi pembengkakan anggaran BPJS," ujar Netty di Bandung, Jawa Barat.
Di lain pihak, Menkeu Sri Mulyani meminta BPJS Kesehatan transparan menyampaikan laporan keuangan pascaputusan MA. Sri mengatakan putusan MA itu akan berdampak pada kondisi keuangan BPJS Kesehatan dan keberlangsungan program JKN. (Che/Ata/FR/BY/Ant/X-7)
Sri Mulyani dikenal luas sebagai salah satu Menteri Keuangan terbaik Indonesia dengan masa jabatan terlama, sekaligus sosok perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Purbaya sudah membuka penyelewengan. Kini, menjadi tugas penegak hukum menindaklanjuti. Maukah mereka?
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memotong anggaran transfer ke daerah (TKD) dan dinilai lebih baik dari Sri Mulyani
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
urbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran yang digunakan untuk iuran 1 miliar dolar AS untuk keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza bisa diambil dari apbn
Hingga akhir tahun 2025, penerimaan pajak baru mencapai 87,6% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Karena coretax berjalan belum sesuai perencanaan awal. Sehingga hal ini justru menyebabkan penerimaan pajak tersendat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved