Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PUTUSAN Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan penaik-an iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membuat anggaran untuk pembayaran premi membengkak.
"Pemerintah bakal menyesuaikan perubahan akibat putusan MA itu di APBN 2020. Kita sedang mengkaji dampak putusan itu. Ada perubahan yang harus disesuaikan," kata Wapres Ma'ruf Amin seusai dies natalis ke-44 Universitas Negeri Sebelas Maret di Solo, Jawa Tengah, kemarin.
Namun, Wapres tidak menjelaskan detail berapa anggaran untuk premi di APBN.
Akibat pembatalan itu, sejumlah pihak mengkhawatirkan adanya pengurangan pelayanan yang diberikan kepada peserta. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pun mendorong pemerintah untuk melakukan sejumlah langkah.
"Pertama, Presiden harus me-ngeluarkan perpres baru untuk menggantikan Perpres 75/2019 yang dibatalkan MA. Itu penting untuk menjamin kepastian hukum," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan resmi.

Sumber: Laporan Keuangan BPJS Kesehatan 2018/NRC
Sebab, ujar Tulus, manajemen BPJS Kesehatan menyatakan akan tetap menggunakan perpres lama jika pemerintah belum mengubah/mengeluarkan perpres baru. Dengan kata lain, penaikan tarif tetap diberlakukan BPJS. Kedua, imbuhnya, Kemensos segera melakukan data cleansing untuk peserta PBI.
"Sampai detik ini data cleansing yang dimaksud belum dilakukan sehingga potensi peserta PBI yang salah sasaran masih sangat besar. Hasil data cleansing bisa digunakan untuk acuan memasukkan peserta mandiri jadi peserta PBI," tukasnya.
Hal senada disampaikan anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani. Menurutnya, pemerintah harus mengawasi pelayanan rumah sakit terhadap pasien dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). "Ini penting agar tidak ada pengurangan layanan terhadap warga yang membutuhkan. Batalnya penaikan premi BPJS harus memicu pemerintah agar mampu memilih solusi terbaik demi mengantisipasi pembengkakan anggaran BPJS," ujar Netty di Bandung, Jawa Barat.
Di lain pihak, Menkeu Sri Mulyani meminta BPJS Kesehatan transparan menyampaikan laporan keuangan pascaputusan MA. Sri mengatakan putusan MA itu akan berdampak pada kondisi keuangan BPJS Kesehatan dan keberlangsungan program JKN. (Che/Ata/FR/BY/Ant/X-7)
Komisi Pencari Fakta mengungkap adanya massa suruhan terorganisir di balik penjarahan rumah anggota DPR dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam kerusuhan Agustus 2025.
Sri Mulyani dikenal luas sebagai salah satu Menteri Keuangan terbaik Indonesia dengan masa jabatan terlama, sekaligus sosok perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Purbaya sudah membuka penyelewengan. Kini, menjadi tugas penegak hukum menindaklanjuti. Maukah mereka?
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
EKONOM PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang memberikan catatan terkait kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Februari 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah asumsi yang ditetapkan APBN 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan BBM subsidi masih mencukupi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Jika harga minyak menembus angka 120 dolar AS per barel, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan bisa melebar hingga 3,6%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved