Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BANDARA menjadi salah satu gerbang penting bagi masyarakat global mengenal Indonesia. Karena itu, desain bandara banyak yang melambangkan kearifan lokal. Aroma lokal bukan saja harus terasa dari sisi desain bandara, tapi juga dalam pengelolaan bandara.
Hal itu menjadi perhatian serius PT Taurus Gemilang yang sudah 30 tahun menjadi perusahaan pengelola airport lounge. Taurus Gemilang membawa brand-brand lokal menjadi pemilik dominan lounge bandara di Indonesia.
CEO Taurus Gemilang Budi Purnomo mengatakan, kekayaan alam Indonesia sebenarnya dapat menghasilkan bahan baku lokal berkualitas yang bisa dimanfaatkan jadi produk khas lokal yang harus diperkenalkan kepada komunitas global.
"Indonesia memiliki kekayaan alam, memiliki tanah yang subur, iklim yang baik, sehingga bisa dengan mudah mendapatkan bahan baku lokal yang berkualitas” kata Budi dalam keterangan tertulisnya.
Baca juga : Kaesang Ajak UMKM Pamerkan Produk di Hebat Urban Community
Fokus ke produk lokal itu dibuktikan Budi saat TG dipercaya mengelola area komersial Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada 2016. Dengan percaya diri, Budi memboyong 12 usaha lokal membangun Kulinari Food Market di area Mezzanine Terminal 3 Bandara Soetta.
Budi membawa Liberica, Anomali, Warung Koffie Batavia, Waroeng Kita, dan aneka jajanan lokal lain ke bandara Soetta. TG Group juga penah berkolaborasi dengan Gojek menghadirkan 11 brand UMKM di GoFood Festival di Terminal 3 Bandara Soetta.
Kesuksesan lainnya terlihat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali saat TG berhasil membawa Made's Warung, warung makan asal Bali masuk ke bandara Ngurah Rai.
TG bahkan akan ikut membawa Made's Warung membuka outlet perdanananya di salah satu pusat perbalanjaan di Jakarta, April mendatang.
"Kami sangat bangga dan ingin selalu menjadi yang terdepan mendukung penuh produk lokal serta pengusaha UMKM sebagai mitra kerja, untuk bersama–sama membuat Indonesia maju dan bangga dengan produknya sendiri," pungkas Budi. (RO/OL-7)
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara.
Puncak arus penumpang Natal diperkirakan terjadi pada Sabtu (20/12) dengan 9.746 penumpang.
InJourney Airports memperkirakan pergerakan penumpang pada periode Nataru ini akan mencapai sekitar 10 juta penumpang selama 21 hari.
Kasus Morowali merupakan contoh bagaimana lemahnya integrasi antarinstansi dapat menggerus kedaulatan udara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved