Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP) Jumisih menolak adanya Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan yang tertera di Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker).
Menurutnya yang harus disediakan justru Program Jaminan Keberlanjutan Kerja bagi pekerja atau buruh.
“Saya tidak sependapat ada Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Karena utamanya adalah Jaminan Keberlanjutan kerja bagi buruh,” ujarnya kepada Media Indonesia, Jumat (14/2).
Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan tidak menyetujui ketentuan pesangon dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang diatur di RUU dengan pendekatan omnibus law itu. Karena dinilai hanya akan merugikan pekerja saja.
Sistem PHK ini membuat buruh rentan kehilangan pekerjaannya.
Baca juga : Dilibatkan Bahas Omnibus Law, Buruh Apresiasi Pemerintah
Pihaknya lebih memilih untuk mengikuti aturan pesangon dan PHK seperti skema yang berlaku saat ini. Malah dirinya mendorong adanya peningkatan salah satunya lewat jaminan keberlanjutan kerja.
Dengan begitu, bisa memenuhi kepentingan pekerja tidak hanya mewadahi pengusaha dan investor saja.
“Iya, seperti skema semula kalau bisa justru ditingkatkan. Kenapa? Karena itu salah satu bentuk perlindungan kepada buruh. Agar pengusaha gak sewenang-wenang melakukan PHK,” tegasnya.
Menurutnya, dalam menyusun dan mengkaji RUU Ciptaker tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat. Karena dikhawatirkan tidak aspiratif dan tidak partisipatif untuk semua pihak.
Jumisih berpandangan sudah seharusnya pemerintah melibatkan semua pihak termasuk pihak-pihak terdampak (semua sektor rakyat terdampak) dari proses awal hingga akhir secara terbuka. (OL-7)
Transformasi teknologi dan ketidakstabilan geopolitik global kini menjadi ancaman nyata bagi tatanan dunia kerja.
Penetapan UMSK di 19 kabupaten/kota tidak mengacu pada rekomendasi resmi bupati dan wali kota sebagaimana diatur dalam Pasal 35I Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Hingga Senin (5/1), pemerintah belum mengeluarkan regulasi resmi terkait pengaktifan kembali BSU di tahun anggaran 2026.
Publik menunggu konsistensi dan komitmen seorang gubernur yang dinilai memiliki kredibilitas dan integritas
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved