Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
LAZIMNYA rumah sebagai sebuah kebutuhan pokok harus dimiliki oleh setiap keluarga. Semakin tinggi penghasilan seseorang, maka akan semakin bagus rumah yang dimiliki. Dari rumahlah ekonomi sebuah negara akan tumbuh.
Wajar jika berbagai pihak menilai salah satu sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa adalah properti atau perumahan. Berdasarkan kajian dari Universitas Indonesia (UI) bahwa setiap pembangunan rumah yang dilakukan secara tidak langsung mendorong kemajuan 174 industri di dalamnya.
Bukan hanya industri bahan material seperti semen, batu bata, genteng, cat atau kayu saja yang kelimpahan berkah dari pembangunan rumah yang dilakukan tetapi industri elektronik, otomotif bahkan makanan dan minuman pun juga meraih untung dari menggeliatnya sektor perumahan.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus berupaya meningkatkan pembiayaan pada sektor perumahan seiring fokus perseroan untuk mendorong ketersediaan dana murah melalui gerakan masyarakat punya rumah dengan menabung di bank tabungan.
Direktur Utama Bank BTN, Pahala N. Mansury mengatakan tujuan dari BTN melakukan pembiayaan rumah tentunya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan kebutuhan perumahaan.
"Sampai saat ini lebih dari Rp195 triliun KPR yang dimiliki Bank BTN, sekitar Rp11 triliun bersubsidi dan sisanya nonsubsisi. Ini tentunya merupakan indikator bahwa Bank BTN memang terbukti fokus pada penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia," kata Pahala di Semarang, Jawa Tengah, pada akhir pekan lalu.
Menurut Pahala, kepemilikan rumah merupakan salah satu bentuk dari masyarakat agar bisa memiliki aset yang peningkatan nilainya di masa datang bisa berlipat-lipat.
Dia mencontohkan pada perumahan pertama kali yang dibiayai BTN dengan fasilitas KPR di Tanah Mas Semarang, dulu harga per meter persegi tanahnya hanya Rp.500 dan sekarang harga per meter persegisudah mencapai Rp5 juta lebih. Sekitar 20 tahun harga tanah di perumahan tersebut meningkat 10 ribu kali dan ini adalah aset masyarakat yang berlipat dari pembiayaan yang dilakukan oleh BTN.
"Kita berharap masyarakat juga perlu edukasi, didorong dan dipastikan bahwa pendapatan yang mereka miliki bukan hanya digunakan untuk kebutuhan yang konsumstif saja, namun betul-betul bisa diinvestasikan, bisa juga ditabung dan sebagian juga untuk bisa memiliki aset yang nilainya berlipat-lipat di masa datang," ujarnya.
"Oleh karena itu perlu masyarakat diajak untuk bagaimana mereka gemar menabung untuk kemudian mereka membeli rumah dengan bank sebagai pendamping. Gerakan seperti ayo membeli rumah dengan menabung di bank tabungan menurut saya perlu dilakukan," tutur Pahala..
Sebagai bank yang pangsa pasarnya di atas 90% untuk perumahan bersubsidi, BTN juga turut memastikan kualitas pengembang atau developer agar para pengguna yang menggunakan rumah subsidi yang dibiayai perseroan betul-betul bisa memberikan manfaat yang baik dan optimal.
"Kita berharap developer yang memperoleh pendanaan dari Bank BTN betul-betul berkinerja baik, NPL (Non Performing Loan) juga rendah dan juga kualitas bangunan atau huniannya baik serta fasilitas umumnya menunjang, sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi para warganya," tegas Pahala.
Perseroan pun tetap berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam program sejuta rumah dengan membuat bisnis yang inovatif dengan mengoptimalkan big data analytic sehingga kekuatan BTN di KPR bisa ikut mendorong pertumbuhan dana murah, transaksi, dan fee based income. (OL-09)
Lamudi resmi meluncurkan Indonesia Real Estate Awards 2026 sebagai ajang penghargaan properti nasional yang terintegrasi dengan Southeast Asia Real Estate Awards.
The Ascott Limited luncurkan Harris Hotel & Convention Serpong! Hadirkan konsep generasi baru, akses langsung ke SMS Mall, dan ballroom kapasitas 1.500 orang
Perubahan ekspektasi tenaga kerja telah mengubah cara perusahaan memandang kantor secara fundamental.
DITUNJUKNYA Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menarik perhatian global tidak hanya karena implikasi geopolitiknya, tetapi terungkapnya jaringan kerajaan properti global
Ketiga tim manajemen tersebut memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri properti dan telah terlibat dalam pengembangan berbagai proyek properti ikonik di Indonesia.
Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta mendorong pengembang properti memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pembiayaan jangka panjang
Melalui ajang kompetisi tahunan BTN Housingpreneur 2025, peserta berpeluang masuk ke jaringan bisnis nyata
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Khusus untuk BTN, Purbaya memprediksi penyaluran kredit hanya tembus Rp10 triliun dari Rp25 triliun yang dialokasikan hingga akhir tahun.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Bank BTN Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 800 unit selama 2025.
Sepuluh developer ini mencatat kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun, setara 50% dari total KPR Non Subsidi yang disalurkan BTN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved