Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono, mengungkapkan draf dan naskah akademik Rancangan Undang Undang Cipta Lapangan Kerja dengan pendekatan Omnibus Law telah rampung.
"Sesuai dengan arah presiden, sudah selesai Minggu malam (19 Januari). Perintahnya kan minggu kemarin kita marathon dengan semua tim per klaster. Prinsipnya, draf RUU dan naskah akademis sudah selesai," ujarnya saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (20/1).
Susi, sapaan karib Susiwijono mebambahkan, penyerahan draf dan naskah akademik RUU Cipta Lapangan Kerja baru akan diserahkan ke DPR usai rancangan produk hukum itu dimasukkan ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020.
"Di sana (DPR) kan menetapkan prolegnas masih besok, jadi walaupun di Baleg sudah ditetapkan prolegnas, penetapannya tetap harus lewat paripurna. Itu kan baru besok. Begitu ditetapkan jadi prolegnas, berarti disetujui untuk dibahas bersama dengan parlemen," terangnya.
Baca juga: Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Utamakan Perlindungan
Apabila nantinya RUU itu disahkan menjadi UU, Susi mengatakan tidak akan terjadi jeda untuk diberlakukan secara efektif. Sembari membahas RUU di parlemen, pemerintah juga akan merumuskan peraturan pelaksana seperti peraturan menteri, peraturan pemerintah dan lainnya.
"Perintah presiden jelas, kami secara paralel membahas UU dan peraturan pelaksana. Jadi begitu diserahkan ke DPR dan mulai minggu depan sudah mulai dibahas DPR, sekaligus tim kami bahas PP dan turunannya. Jadi, begitu diketok dan berlaku sejak tanggal diundangkan, maka PP dan lain-lain harus selesai. Walau mungkin banyak jumlahnya. Itulah perintah presiden," terang Susi.
Meski draf dan naskah akademik diakui telah rampung, Susi menyatakan tidak memiliki salinannya. Sebab pihaknya hanya membahas pokok kebijakan dalam RUU itu.
Persoalan draf dan naskah akademik, lanjut dia, berada di tangan Kementerian Hukum dan HAM yang selaku pihak yang berwenang untuk mengurusi produk hukum.
"Itu otoritas Kemenkumham bukan kami, kami hanya substansi. Naskah akademik sama draf RUU, itu yang selesai minggu malam," pungkas Susi. (A-2)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto, menyampaikan keinginan Indonesia untuk menjadi bagian dari CPTPP
Airlangga Hartarto mengungkapkan anggaran untuk makan siang gratis bakal diimplementasikan bertahap. Dengan kata lain, pemerintah tak langsung mengguyur dana senilai Rp400 triliun.
Sebagai Ketua ASEAN, Indonesia tentu berkomitmen memfasilitasi dialog dan kerjasama antara negara-negara anggota ASEAN dalam berbagai isu penting
Dua negara Asia yang telah menjadi anggota OECD adalah Jepang dan Korea Selatan. Keduanya berhasil lolos dari status middle income trap.
Menuju Indonesia Emas atau tahun 2045, dibutuhkan fondasi kuat berupa manusia yang berkarakter dan berbudaya sehingga mampu membawa bangsa Indonesia bersaing.
Pawitandirogo ini merupakan bentuk sinergi yang konkret antar Pemerintah Daerah dan dengan para warganya yang menjadi tokoh atau pejabat di Pusat.
Permasalahan tersebut akan diselesaikan melalui mekanisme Omnibus Law untuk menciptakan kesepakatan bersama mengenai kebutuhan organisasi di tiap lembaga.
Penyusunan undang-undang secara tergesa-gesa seperti yang terjadi dalam proses pembentukan UU Cipta Kerja (Ciptaker) memperlihatkan kelemahan serius dalam penerapan model omnibus.
GELOMBANG gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengajak seluruh masyarakat, terutama warga Bali untuk sama-sama memperjuangkan UU Kebudayaan.
Omnibus Law: Kupas tuntas kebijakan ekonomi terbaru, dampak, dan peluangnya. Panduan lengkap untuk memahami perubahan signifikan ini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved