Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TRANSPORTASI laut diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan akan melanda wilayah Indonesia dalam sepekan mendatang.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengetahui kondisi cuaca terkini termasuk curah hujan, tinggi gelombang dan angin kencang di laut.
"Laut rentan dengan adanya angin, hujan dan lain-lain. Berdasarkan data-data BMKG, kita bisa mempersiapkan untuk lebih waspada," ujar Menhub ketika ditemui di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (7/1).
Berdasarkan analisis BMKG, pada Januari hingga Maret, diprakirakan sebagian wilayah Indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Musim hujan diprakirakan mencapai puncaknya pada periode tersebut di Sumatra bagian Selatan, Nusa Tenggara Timur, Jawa, Kalimantan bagian Tengah, Sulawesi dan Papua.
Baca juga: Cuaca Ekstrem, Nelayan Banyuwangi Enggan Melaut
Menhub mengatakan curah hujan tinggi akan bergiliran dialami wilayah Indonesia dan diawali bagian barat Indonesia, kemudian diprakirakan akan bergeser ke arah timur pada sepekan mendatang.
"Dari pengalaman kita di Utara Jawa juga sering terjadi ombak ekstrem saat Februari. Termasuk kapal-kapal nelayan harus ada edukasi mengenai gelombang tinggi," tuturnya.
Sementara itu, untuk transportasi udara, Menhub meminta agar kerusakan di Bandara Halim Perdanakusuma akibat banjir yang terjadi pada awal Januari 2020, segera diperbaiki. Budi Karya juga meminta Angkasa Pura II, sebagai pengelola bandara, untuk melihat daerah tangkapan air di bekalang Halim Perdanakusuma dan melakukan normalisasi.
"Saya sudah meminta AP II untuk melakukan perbaikan kolam-kolam yang terjadi pendangkalan dan melakukan normalisasi," tukasnya.
Ia mengklaim hanya Halim Perdanakusuma yang terdampak saat banjir melanda wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek) pada 1 Januari 2020. Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, imbuhnya, relatif tidak ditemukan masalah.(OL-5)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved