Kamis 12 Desember 2019, 16:46 WIB

Catat, Batas Kecepatan Tol Japek II Elevated 80 Km per/Jam

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Catat, Batas Kecepatan Tol Japek II Elevated 80 Km per/Jam

Antara/Risky Andrianto
Toil layang Jakarta-CIkampek II Elevated

 

DIREKTUR Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated berbahaya untuk dilintasi kendaraan dengan kecepatan di atas 80 kilometer (km) per jam.

Ia pun mengimbau pengguna jalan tidak terlalu bersemangat memacu mobil hingga melebihi batas kecepatan yang ditetapkan.

"Sudah kami batasi maksimal 80 km per jam. Saya sudah coba. Kalau di kecepatan itu, potensi kecelakaan kecil. Tapi kalau sudah di atas 80 km per jam itu riskan apa lagi untuk mobil kecil," ujar Budi usai acara peresmian Tol Japek II Elevated di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (12/12).

Kemenhub telah berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk melakukan pengawasan kepada pengguna jalan. Tindakan tegas akan dilakukan pihak kepolisian kepada pengendara yang melebihi batas kecepatan.

"Harus ada tindakan proaktif untuk memaksa masyarakat mematuhi peraturan," tuturnya.

Baca juga : Jokowi : Tol Japek II Elevated Mengurai 30% Kemacetan

Ketegasan memang diperlukan guna mencegah terjadinya kecelakaan di Tol Japek II Elevated.

Pasalnya, jalan bebas hambatan yang melayang itu tidak memiliki jalur keluar alternatif.

Jika sudah memasuki jalur layang di km 10, pengguna jalan akan dipaksa terus melaju hingga jalur layang berakhir di km 38.

Maka dari itu, jika terjadi kecelakaan, proses evakuasi terutama untuk penanganan korban akan sangat sulit dilakukan.

PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek sedianya telah menyediakan jalan keluar alternatif untuk evakuasi korban. Namun itu hanya bisa dilalui oleh manusia.

Baca juga : Akhir Pekan Ini, Tol Japek II Elevated Bisa Dilintasi

"Kita akan kaji berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan jika terjadi kecelakaan seperti contraflow dan sebagainya," ucap Budi.

Ia menambahkan, regulasi terkait kegiatan lalu lintas di Tol Japek II Elevated akan segera diterbitkan secepatnya melalui Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub.

Beleid itu juga akan berisi ketentuan terkait kendaraan apa saja yang boleh melintas di tol tersebut.

"Sekarang yang boleh lewat hanya golongan satu kecuali bus dan truk. Semua passenger car termasuk pickup boleh," tandasnya. (OL-7)

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

BBM Bersih Setengah Hati

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 28 November 2020, 05:25 WIB
Upaya pemerintah menggalakkan penggunaan biofuel masih kurang memadai karena BBM yang berasal dari fosil lebih populer dan lebih mudah...
ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar

Tata Kelola Hulu Migas Harus Dibenahi

👤Ant/E-3 🕔Sabtu 28 November 2020, 05:15 WIB
Peningkatan iklim berusaha, sanctity of contract, dan adanya peraturan yang saling mendukung merupakan kata kunci untuk memperbaiki tata...
Ist

IUIGA Resmikan Gerai Self-Checkout Kedua di ASHTA District 8

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 November 2020, 00:45 WIB
Permintaan pembukaan gerai IUIGA kedua datang dari konsumen di berbagai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya