Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) harus mengubah pendekatan untuk menyelesaikan permasalahan permodalan di Bank Muamalat yang berlarut-larut.
Demikian rekomendasi The Chief Economist Forum dalam focus group discussion (FGD) yang diselenggarakan Infobank Institute di Jakarta, kemarin. Hadir sebagai narasumber M Edhie Purnawan, ekonom UGM, dan anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) A Prasetyantoko, Rektor Unika Atma Jaya, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah, Chief of Indonesia Economics Intelligent (IEI) Sunarsip, dan Chief of Infobank Institute Eko B Supriyanto.
Seperti diketahui, Bank Muamalat mengalami masalah permodalan yang tak kunjung selesai karena dua hal. Pertama, pemegang saham existing tak kunjung menambah modal. Kedua, investor baru pun tak kunjung masuk karena berbagai alasan.
Menurut Edhie, sejatinya Bank Muamalat dalam kondisi sehat. Bahkan, jika merujuk pada histori, Bank Muamalat telah teruji menghadapi beberapa kali krisis dan berhasil melewati dengan baik.
"Jangan hanya dilihat dari sisi finansialnya. Bank Muamalat memiliki sisi spiritual dan sisi sosial yang membedakannya dengan bank lain," ujar Edhie Purnawan.
Bank Muamalat, lanjut Eko B Supriyanto, juga memiliki customer base yang loyal karena merupakan bank syariah pertama di Indonesia. Modal politik Bank Muamalat juga kuat.
Untuk menyelesaikan masalah permodalan di Bank Muamalat, harus ada koordinasi kuat antara pemerintah (Kemenkeu), OJK, BI, LPS, dan Kementerian BUMN.
OJK sebagai pemegang otoritas, menurut Eko, juga harus mengubah pendekatan yang selama ini dipakai untuk menyelesaikan masalah di industri perbankan. "Dari pendekatan pengawasan ke pendekatan supervisi."
Pendekatan supervisi yang dimaksud ialah lebih mengedepankan relaksasi daripada penegakan aturan yang terkadang kaku.
Di tempat terpisah, juru bicara OJK Sekar Putih Djarot menyebutkan hingga saat ini penguatan modal di Bank Muamalat oleh para calon investor masih terus berproses. Secara umum Bank Muamalat masih beroperasi dan kondisi likuiditas bank yang juga dinilai masih baik. (Ant/E-1)
KETUA PP Muhammadiyah Anwar Abbas menanggapi kritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam sebuah kesempatan, Purbaya mendorong agar ekonomi atau perbankan syariah
BERKAT peran community officer sebagai garda terdepan dalam melayani dan mendampingi warga masyarakat inklusi, PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.
Penyatuan dua figur dengan latar belakang yang saling mengisi dan menguatkan: investasi global dan ekonomi kerakyatan sejatinya adalah sebuah langkah cerdas
Danantara Indonesia menyampaikan bahwa penguatan Kawasan Thakher berjalan sebagai fondasi awal pengembangan Kompleks Haji.
Dahnil memerinci aset yang kini dimiliki Indonesia di Tanah Suci. Aset tersebut meliputi bangunan yang sudah beroperasi sebagai hotel serta lahan strategis yang siap dikembangkan.
Total aset keuangan syariah diperkirakan naik dari Rp3.158 triliun pada 2025 menjadi sekitar Rp3.508 triliun pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved