Selasa 10 Desember 2019, 16:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Tegaskan Eks Direksi Garuda Bisa Dipenjara

Ilham Pratama | Ekonomi
Dirjen Bea Cukai Tegaskan Eks Direksi Garuda Bisa Dipenjara

Antara
Barang bukti penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru Garuda Indonesia.

 

JAJARAN bekas Direksi PT Garuda Indonesia yang terlibat dalam penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton terancam hukuman pidana. Setidaknya ancaman satu tahun penjara membayangi jajaran direksi.

"Ini kemungkinan bisa kesalahan biasa atau pidana. Kalai pidana namanya pidana penyelundupan, ada sanksinya. Ya hukumannya pidana. Tergantung tingkat kesalahannya, bisa satu tahun," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi. (Antara)

Heru menyebut pihaknya masih mendalami penyelundupan tersebut. Pidana penyelundupan diatur dalam Pasal 102 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Dalam aturan itu disebutkan orang yang mengangkut barang impor yang tidak tercantum dalam manifes bisa dijerat pidana penyelundupan. Aturan itu mencantumkan sanksi penjara minimal satu tahun dan maksimal 10 tahun.

Pelaku juga diancam hukuman denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp5 miliar. Karena masih mendalami kasus, Heru meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil investigasi secara lengkap.

"Kerja sama semua, dengan aparat penegak hukum. Ini normal saja bagi kita, jadi ya profesional kalau ada kekeliruan akan disampaikan," tuturnya. (Medcom.id/X-15)

Baca juga: Garuda Indonesia dan Direksi Didenda Masing-Masing Rp100 Juta

Baca juga:Ini Daftar Kekayaan Bos Garuda Indonesia Askhara Danadiputra

Baca juga: Dirutnya Dicopot, Garuda Indonesia Ogah Komentar

Baca Juga

Youtube Sekretariat Presiden

Wapres: Transformasi Wakaf Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

👤Emir Chairullah 🕔Senin 25 Januari 2021, 11:58 WIB
Profesionalisme dalam pengelolaan wakaf ini diharapkan bisa mendorong investasi dan kegiatan ekonomi yang dapat membantu meningkatkan...
Antara/Didik Suhartono

GeNose-19 untuk Screning Penumpang, KAI Tunggu Aturan Pemerintah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Januari 2021, 11:55 WIB
GeNose-19 sendiri sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian...
Ist/BRI

Konsisten Kelola Risiko, BRI Jaga Pencadangan Secara Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 11:24 WIB
Pada masa pandemi Covid-19, BRI terus melakukan restrukturisasi serta menyalurkan berbagai stimulus, agar kondisi usaha mereka dapat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya