Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA masih berada di tahap awal pengembangan teknologi blockchain.
Hingga kini, tercatat baru ada 62 perusahaan di Tanah Air yang menggunakan teknologi itu.
Menurut Supervisory Board Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Yossy Girsang, penerapan blockchain di mata rantai perusahaan akan meminimalkan hubungan dengan pihak ketiga. Dampaknya ialah penurunan biaya logistik perusahaan.
“Teknologi blockchain pada akhirnya bisa mengurangi peran pihak ketiga karena akan peer to peer. Jadi, seharusnya bisa menurunkan biaya logistik,” ujar Yossy di sela acara Disrupto ‘The Role of Association in the New Economy’ di Plaza Indonesia, Jakarta, kemarin.
Yossy melanjutkan, saat konsumen ingin membeli produk lewat marketplace, akan terdapat transaksi pembelian dan pembayaran yang memakai peran pihak ketiga. Inilah yang disebut marketplace.
Namun, jika menerapkan blockchain, transaksi yang bersifat peer to peer dengan menggunakan smart contract akan diakses oleh jaringan komputer para pihak terkait saja. Dengan begitu, peran pihak ketiga akan diminimalkan sehingga terjadi penurunan biaya.
Selain itu, teknologi tersebut juga akan memberikan transparansi dan efisiensi bagi perusahaan. Hal itu disebabkan sistem blockchain bersifat transparan dan mutable. Artinya, data tidak bisa diubah ataupun dimanipulasi.
Semisal, ketika ada perusahaan sayur nonpestisida Indonesia akan menjual produk mereka di pasar dalam negeri maupun luar negeri, sejak saat pemupukan, petani sudah harus memasukan (input) data blockchain. Data tersebut bisa diakses para pembeli di Indonesia ataupun luar negeri. Hal itu dimaksudkan untuk menjamin kualitas produk.
Sementara itu, sejauh ini, perusahaan yang menggunakan blockchain di Indonesia belum mendapatkan dampak signifikan terkait dengan penekanan biaya. Hal itu disebabkan Indonesia masih berada di tahap yang sangat awal.
Namun, menurut Yossy, peluang untuk mengembangkan teknologi itu sangat luas. “Kita masih sangat baru. Jadi sama seperti kondisi e-mail di era 1990 yang bingung untuk digunakan seperti apa. Namun, saat ini kan kita tidak bisa lepas dari e-mail. Jadi, blockchain pun akan seperti itu.”
Nantinya, lanjut Yossy, blockchain akan membuat lebih efisien dan lebih murah. Hal itu tentu akan menguntungkan konsumen. (*/N-3)
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
Industri brokerage properti di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berbasis data
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved