Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPEKAN ke depan pasar akan memperhatikan rapat the Fed yang diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga yang ketiga kalinya di tahun ini.
Pasar juga menanti signal Fed tentang kecepatan pemangkasan bunga dan peluang besarnya pemangkasan bunga ke depannya. Saat ini konsensus menunjukan 87% pedagang pasar mengharapkan penurunan 25 basis point.
Berita kemajuan perundingan perang dagang antara AS dan Tiongkok menjadi bahan bakar positif pasar, tetapi selalu perlu diwaspadai karena perbedaan kedua negera masih sangat banyak terkait perdangan, nilai tukar, kebijakan proteksi dan teknologi.
Salah satu yang cukup penting adalah apakah bulan Desember terjadi penangguhan kenaikan tarif atau bea masuk impor, seperti yang diminta Tiongkok bila negosiasi perang dagang berjalan dengan baik.
"Laporan keuangan korporasi yang terbit juga mempengaruhi pergerakan pasar. Sejauh ini 75% perusahaan S&P 500 yang melaporkan pendapatan, 82,7% melampaui ekpektasi pasar, dan 12 % di bawah harapan pasar," ujar direktur PT. Anugerah Mega Investama Hans Kwee,melalui keterangan yang diterima, Senin (28/10).
Masalah Brexit masih akan menjadi perhatian pasar. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memgatakan perlu waktu lebih lama untuk mempelajari RUU tentang Brexit. Selain itu dia juga meminta parlemen mengelar pemilhan umum pada 12 Desember untuk memecahkan kebuntuan politik seputar Brexit.
Rapat Bank of Japan (BoJ) yang berlangsung akhir bulan Oktober ini diperkirakan akan menjaga kebijakan moneter stabil mengingat kondisi pasar yang relative stabil.
Lemahnya data pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang hanya 6% di kuratal tiga dari sebelumnya 6,2% di kuratal ke 2 menjadi perhatian pasar.
Pertumbuhan ini yang terendah sejak awal 1990an, membuka harapan Tiongkok memberikan lebih banyak kebijakan longar untuk mendorong perekonomian.
Pasar Indonesia pekan lalu diwarnai berita positif seputar Jajaran Menteri yang terpilih, beberapa kali pasar berbalik positif akibat kebijakan ini.
Selain itu penurunan suku bunga BI 7-Day Repo Rate pada perdagangan Kamis dari 5,25% menjadi 5% menjadi pendoroang kenaikan Indeks.
Koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari Jumat pekan kemarin lebih merupakan aksi ambil untung di pasar.
Hal ini mengingat kenaikan yang tajam dalam 3 minggu sebelumnya. Dari posisi 6.000,58 pada 7 Oktober 2019, IHSG telah di tutup pada 6.339 pada perdangangan Kamis 24 Oktober 2019.
"Kami perkirakaan di awal pekan IHSG berpeluang rebound terbatas dengan support di level 6.197 sampai 6.099 dan resistens di level 6.300 sampai 6.348," tutup Hans Kwee. (Try/OL-09)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, mencatatkan performa positif.
IHSG hari ini, Rabu (18/2/2026), dibuka menguat 23,54 poin ke level 8.235,81 pasca-libur Imlek. Cek analisis dan sentimen pasar selengkapnya.
MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengeklaim kondisi pasar keuangan nasional berangsur stabil setelah sempat mengalami tekanan.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
IHSG dibuka menguat 26,27 poin ke level 8.317 pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Simak analisis pendorong pasar dan proyeksi rentang gerak hari ini.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan 22 pengusaha besar anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Rabu (11/2) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved