Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKHAWATIRAN atas krisis ekonomi global sempat diprediksi akan menekan ekonomi Indonesia. Menteri Perdagangan Indonesia, Enggartiasto Lukita mengatakan data menyebutkan ekonomi dunia akan jatuh di angka 3%.
Kejatuhan ekonomi ini sedikit lebih tinggi dibandingkan prediksi Bank Dunia pada awal tahun 2019 yang memperkirakan ekonomi melambat di angka 2,9%.
Pertimbangan tersebut didasarkan pada perlambatan laju pertumbuhan ekonomi, seperti melemahnya aktivitas perdagangan dan manufaktur dunia, tingginya ketegangan perdagangan, dan tekanan pasar keuangan di beberapa negara berkembang.
Meski begitu Enggartiasto menyatakan Indonesia berhasil terbebas dari paparan krisis global. Ketidakpastiam itu tidak terlihat dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini berada pada angka 5%.
Menurutnya, salah satu upaya yang Indonesia lakukan untuk tetap menjaga pertumbuhan ekonomi lewat diadakannya Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 yang dibuka di ICE BSD, Tanggerang, Rabu (16/10).
"(Pada) 2019 perekonomian dunia diprediksi melambat 3%. Namun ketidakpastian itu tidak terlihat. Yang ada justru ide cemerlang anak bangsa yang terlihat di Trade Expo ini. Indonesia berhasil mengukir pertumbuhan ekonomi," papar Enggartiasto.
TEI merupakan acara tahunan yang menyajikan pameran dagang berskala internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Pameran ini memberikan suntikan kepada para pengusaha di Indonesia untuk mendorong tumbuhnya nilai ekspor Indonesia. Suntikan tersebut berupa dipertemukannya dengan pembeli berskala global dan calon investor.
Baca juga: Iklim Usaha dan Investasi Dijaga
Di penghujung kepemimpinannya sebagai Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla terlihat menghadiri sekaligus membuka acara ini. Ia meberikan sambutan di hadapan ribuan tamu internasional dan menjelaskan konsep perdagangan internasional.
Menurutnya tidak ada sebuah negara yang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Untuk itu, ada yang disebut dengan hubungan perdagangan internasional.
"Kita juga menyadari bahwa dunia ini adalah dunia yang penuh dengan persaingan. Persaingan ini hanya akan dimenangkan oleh mereka yang memiliki produk yang lebih baik, lebih murah, dan lebih tepat," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, TEI membuka peluang untuk memenangkan persaingan tersebut. Termasuk dari produk agro, produk industrial, produk mineral, hingga produk pertambangan. Hal-hal ini akan membawa perdagangan Indonesia lebih maju.
"Harapannya perdagangan ini tidak hanya membawa hubungan perdagangan yang lebih baik tapi juga meningkatkan hubungan orang per orang. Dan meningkatkan kapasitas pengusaha kita," tutupnya. (A-4)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved