Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan mulai mengandalkan Skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk mendongkrak pembangunan infrastruktur sektor konektivitas.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui pemerintah, dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang terbatas, tidak akan sanggup membangun dan mengelola infrastruktur yang jumlahnya sangat besar.
"Indonesia adalah negara yang sangat besar. Bentang dari Sabang ke Merauke itu lebih dari 5.000 kilometer. Ada hampir 1.000 bandara. Bayangkan kalau harus kami yang kembangkan dan kelola semua," ujar Budi di Jakarta, Senin (7/10).
Ia ingin ada pihak swasta baik lokal maupun asing yang terlibat dalam pengembangan bandara karena mereka memiliki modal dan kompetensi yang mumpuni.
Selain itu, keterlibatan swasta juga akan menciptakan kompetisi dan persaingan yang sehat dalam bisnis pengelolaan bandara.
Baca juga: Peran Asing Harus Lebih Besar dalam Pembangunan Infrastruktur
Saat ini, pemerintah sudah memfinalisasi skema KPBU untuk Bandara Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Konsorsium perusahaan antarnegara yakni Changi Aiports International Pte Ltd asal Singapura dan PT Cardig Aero Service asal Indonesia dinyatakan lolos tahap pertama untuk mengelola bandara tersebut.
Selain itu, pemerintah juga sudah memulai market sounding untuk pembangunan dan pengelolaan Bandara Singkawang di Kalimantan Barat.
Ia berharap akan ada banyak pelaku usaha yang berminat dan bersaing untuk mengembangkan bandara tersebut.
"Saya minta kepada tim untuk memberikan penjelasan sedetail mungkin kepada para investor terkait rencana pembangunan ini. Kalau perlu kita diskusi one on one untuk memerangkan secara rinci," tuturnya.
Untuk pengembangan Bandara Singkawang, pemerintah mengestimasi biaya modal yang dibutuhkan mencapai Rp1,6 triliun dan biaya operasional sebesar Rp2,6 triliun dengan masa konsesi 32 tahun.
Selama masa konsesi, diproyeksikan pendapatan badan usaha dari sisi aeronatical mencapai Rp15,9 triliun dan nonaeronautical Rp2,1 triliun. (OL-2)
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara.
Puncak arus penumpang Natal diperkirakan terjadi pada Sabtu (20/12) dengan 9.746 penumpang.
InJourney Airports memperkirakan pergerakan penumpang pada periode Nataru ini akan mencapai sekitar 10 juta penumpang selama 21 hari.
Kasus Morowali merupakan contoh bagaimana lemahnya integrasi antarinstansi dapat menggerus kedaulatan udara.
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved