Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Mandiri bekerja sama dengan Perum Perumnas dalam penyediaan jasa perbankan untuk meningkatkan kredit pemilikan rumah (KPR) di seluruh Indonesia. Dengan nilai plafon mencapai Rp900 miliar. Kerja sama itu untuk membangun 45 proyek perumahan di 40 kabupaten.
"Kami berharap bisa lebih optimal masuk di pembiayaan perumahan, tidak hanya kelompok atas, tapi juga menengah dan bawah," kata Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang di Jakarta, kemarin.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang dilakukan bersama dengan Direktur Pemasaran Perum Perumnas Anna Kunti Pratiwi.
Donsuwan optimistis plafon kerja sama itu akan cepat terserap karena menawarkan keuntungan bagi konsumen, di antaranya suku bunga yang kompetitif, proses yang lebih cepat, dan potensi mendapatkan rumah di lokasi premium.
Apalagi, lanjut dia, bank BUMN itu menawarkan program menarik, khususnya produk KPR milenial bagi generasi muda dan KPR bunga rendah.
Pekerja yang pembayaran gajinya melalui Bank Mandiri atau payroll, juga akan lebih mudah mengakses KPR.
Saat ini, kata Donsuwan, tercatat sebanyak 3,6 juta rekening payroll melalui Bank Mandiri.
Hingga Agustus 2019, Bank Mandiri telah menyalurkan KPR hingga Rp42,96 triliun atau tumbuh 3,45% jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Perum Perumnas Anna Kunti Pratiwi menambahkan kerja sama itu untuk pembiayaan sebanyak 3.000 unit rumah hingga akhir tahun ini.
Ia meyakini jumlah itu akan terus bertambah karena potensi yang terbuka lebar.
Nantinya, lanjut dia, kerja sama dua BUMN itu akan menggarap KPR dengan harga sekitar Rp500 juta per unit atau disebut rumah terjangkau.
Konsep rumah tapak masih menjadi tulang punggung bagi Perumnas dengan porsi mencapai 60% subsidi dan 40% nonsubsidi. (*/Ant/E-2)
BTN mencatat portofolio kredit perumahan Rp328,4 triliun hingga akhir 2025. KPR subsidi tumbuh 10% jadi Rp191,2 triliun, non-subsidi naik 6,7% jadi Rp113 triliun.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperluas akses hunian terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
KENAIKAN harga rumah yang terus tinggi menjadi salah satu faktor harga rumah semakin sulit terjangkau, termasuk oleh gen Z. Di sisi lain, pertumbuhan pendapatan sangat minim.
OJK menegaskan hanya segelintir calon debitur KPR dengan skema FLPP terkendala akibat catatan di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved