Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono menyampaikan optimismenya bahwa tol layang (ele-vated) Jakarta-Cikampek sudah dapat dinikmati masyarakat pada November 2019. Apalagi progres pengerjaan pembangunannya hingga kemarin sudah mencapai 96,5%.
"Rencananya uji beban terlebih dahulu yang akan dilakukan pada 23 September 2019. Jadi, insya Allah November akan bisa kita operasikan untuk dimanfaatkan oleh masyarakat," lanjut Basuki saat meninjau sekaligus menjajal tol elevated tersebut, kemarin.
Dari segi teknik konstruksi, imbuhnya, tol layang itu bukan sekadar jalan raya. Tol itu juga sekaligus menjadi jembatan karena berdiri di atas 9.000 tiang pancang yang terbentang sepanjang 36,8 kilometer, dari Cikunir hingga Karawang Barat.
"Kira-kira 9.000 tiang pancang dibangun untuk jalan layang ini. Jadi, ini termasuk jembatan terpanjang di Indonesia, 36,8 km. Ini jembatan semua, elevated. Jadi bisa dibilang jembatan terpanjang," tutur Basuki.
Menteri Basuki mengaku dirinya kerap 'ditodong' pertanyaan, kapan tol layang tersebut diresmikan?
"Saya tegaskan, tahun ini!" tegasMenteri PU-Pera.
Perihal tarif tol tersebut, Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani menuturkan hal itu masih dalam pembahasan pihaknya bersama pihak terkait lainnya.
"Kami masih presentasi dengan Ditjen Bina Marga dan BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol). Mekanisme trafficnya ini seperti apa, ini masih terus dibahas," ujarnya.
Sementara itu, BPJT memperkirakan tarif tol Jakarta-Cikampek sekitar Rp1.700-2000 per kilometer.
"Kalau enggak salah 1.700-2.000 per kilometer. Ini akan kita rebalancing," ujar Kepala BPJT Danang Parikesit. (*/E-2)
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
PT Jasa Marga menerapkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk rute menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved