Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) selama September memblokir 39 domain situs perusahaan berjangka komoditi ilegal.
Sepanjang 2019, salah satu anggota Satgas Waspada Investasi tersebut sudah memblokir 142 domain situs perusahaan berjangka komoditi ilegal.
Jumlah tersebut terbilang besar bahkan dikhawatirkan melampaui kasus di sepanjang 2018. Kala itu, terdapat 161 domain yang diblokir pemerintah.
Upaya pemblokiran dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan yang dilakukan perusahaan-perusahaan nakal di sektor perdagangan berjangka yang akhirnya merugikan masyarakat.
"Kegiatan ini rutin dilakukan Bappebti dengan menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika, penyedia jasa situs internet, dan tempat pendaftaran domain yang ada di Indonesia," ujar Kepala Bappebti Tjahya Widayanti melalui keterangan resmi, Selasa (17/9).
Baca juga: Harga Minyak Dunia Naik, Menko Perekonomian tidak Ambil Pusing
Tjahya mengungkap beberapa cara yang kerap dilakukan perusahaan berjangka komoditi ilegal. Yang pertama ialah memberikan penawaran melalui situs, kanal Youtube, sosial media seperti Facebook, Instagram, Twitter dan media digital lainnya.
"Mereka melakukan aktivitas selaiknya pialang berjangka yang memiliki izin usaha dari Bappebti. Mereka menawarkan kontrak berjangka seperti forex, index dan komoditi. Namun, satu hal yang mesti diingat, mereka menawarkan dengan margin yang rendah. Jika ada tawaran seperti itu, masyarakat sudah harus waspada," jelasnya. (OL-8)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved