Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM angka meningkatkan sinergi dan membahas potensi ekspor produk-produk usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM) di Provinsi Bengkulu, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan guna mendorong para pengusaha agar mampu menembus pasar luar negeri, Bea Cukai Bengkulu kunjungi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, pada Selasa (10/09) lalu.
Kedatangan Kepala Kantor Bea Cukai Bengkulu, Indriya Karyadi dan jajaran disambut langsung Kepala Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu, Erdiwan, S.H., M.Si..
Di kunjungan tersebut, Indriya memaparkan peran Bea Cukai Bengkulu dalam melayani ekspor, impor, fasilitas kepabeanan, hingga layanan pos ekspor.
“Pos ekspor ini sendiri merupakan kanal yang memudahkan pelaku UMKM di Provinsi Bengkulu untuk memasarkan produk-produk mereka ke luar negeri. Selain mudah, biayanya pun juga jauh lebih murah,” jelasnya.
Indriya pun mengungkapkan fasilitas dan layanan yang diberikan Bea Cukai Bengkulu kepada para pelaku UMKM merupakan salah satu wujud kesungguhan Bea Cukai dalam menjalankan peran sebagai trade fasilitator dan revenue collector yang pada akhirnya dapat ikut membangun perekonomian masyarakat di Provinsi Bengkulu.
Menanggapi hal itu, Erdiwan menyatakan apresiasinya atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kantor Bea Cukai Bengkulu sebagai salah satu bentuk koordinasi tugas dan fungsi.
Erdiwan turut menyampaikan harapannya agar ke depan para pelaku UMKM bisa dengan mudah memasarkan produk-produk mereka ke Luar Negeri dengan jalan memanfaatkan layanan pos ekspor yang sudah ada. (OL-09)
Peredaran narkotika jaringan internasional berhasil digagalkan Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai, di Apartemen Green Bay Pluit.
Bea Cukai tidak menetapkan tenggat waktu khusus bagi perusahaan importir untuk melakukan re-ekspor, selama pihak perusahaan menunjukkan itikad baik dan kooperatif.
Selama ini, sertifikasi AEO di Indonesia lebih banyak dimiliki oleh perusahaan manufaktur, sementara di sektor logistik jumlahnya masih terbatas.
DIREKTORAT Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan telah melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan yang dianggapnya telah menunjukkan perbaikan kinerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved