Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH berencana memberikan insentif bagi perusahaan yang memanfaatkan sampah untuk didaur ulang. Harapannya agar persoalan sampah dapat segera terselesaikan melalui ekonomi sirkular dengan memanfaatkan sampah kemasan yang bisa digunakan kembali oleh industri.
“Nantinya, bagaimana Badan Kebijakan Fiskal (BKF) bisa memberikan insentif fiskal bagi industri daur ulang yang menggunakan sampah dalam negeri supaya iklimnya kompetitif,” kata Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Novrizal Tahar dalam diskusi tentang sampah kemasan konsumen terkait dengan circular economy oleh Packaging and Recycling Association for Indonesia Sustainable Development (PRAISE) di Jakarta, kemarin.
PRAISE ialah asosiasi untuk kemasan daur ulang yang didirikan beberapa perusahaan, antara lain Coca-Cola, Danone, Indofood, Nestle, Tentra Pak, dan Unilever.
Novrizal belum bisa menyebut secara terperinci mengenai aturan baru itu karena masih dalam bahasan di Kementerian Keuangan.
Untuk saat ini, Novrizal menyatakan pihaknya berupaya mendorong industri turut berkontribusi mengurangi sampah kemasan mereka dengan cara menyediakan drop box di permukiman masyarakat untuk menampung sampah daur ulang.
Novrizal menyampaikan, tanpa pemilahan sampah dari rumah tangga, volume sampah yang dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) akan terus bertambah. Di sisi lain, TPA di Jakarta, Bogor, Bekasi, dan sekitarnya sudah mulai penuh.
Salah satu pendekatan dalam pengelolaan sampah, terangnya, ialah sirkular ekonomi dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku atau sumber daya. Masyarakat harus mengubah perilaku yang dimulai dari pemilahan sampah. Di saat yang bersamaan, pemerintah daerah didorong untuk menyediakan pelayanan pengangkutan sampah dan teknologi pengolahannya. (Ind/Ata/E-2)
Sampah harus dikelola dikawasannya, karena organiknya besar, 80% sampai 90%,
Aktivis LBH Keadilan mendesak Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Banten untuk tidak menerima putusan begitu saja dan segera menyatakan banding.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Sudah cukup banyak kepala daerah yang bergerak cepat melakukan aksi kebersihan di wilayah masing-masing.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
Setiap kemasan plastik yang dipilah oleh warga dapat disetorkan ke bank sampah terdekat lalu dikonversi menjadi poin yang setara dengan tabungan emas di rekening tabungan emas Pegadaian.
Selama lebih dari empat tahun terakhir Banyumas menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi sirkular
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan dan semangat kebersamaan dengan menggunakan dekorasi Natal berbahan daur ulang pada perayaan Natal 2025.
Anggota kelompok bank sampah merapikan pernak-pernik pohon Natal dari bahan daur ulang di halaman Gedung Mitra Graha, Semarang.
Kegiatan diikuti sebanyak 347 peserta tingkat SD dan SMP dari wilayah Jakarta, Bogor dan Bekasi tersebut bertujuan untuk membentuk generasi literat yang sadar lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved