Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGEMBANGAN industri pariwisata di Indonesia masih terkendala perizinan yang berbelit di tingkat pemerintah daerah. Hal tersebut membuat para investor enggan masuk karena malas berhadapan dengan aturan yang tumpang tindih, multi tafsir dan tidak jelas. Demikian diungkapkan Koordinator Tim Pemantauan dan Evaluasi Proyek Strategis Nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Taufik Widjoyono kepada Media Indonesia, Sabtu (7/9).
"Pernah dalam satu kesempatan, alat-alat kita untuk pelebaran jalan KSPN Danau Toba sudah ada di lokasi tetapi tiba-tiba ada yang datang dan pengerjaan tidak bisa dilakukan. Harus bayar ini itu dulu," ujar Taufik.
Hal-hal seperti itulah yang akan dihilangkan. Pemerintah pusat akan melakukan intervensi yang lebih jauh untuk memastikan pengembangan daerah wisata dapat berjalan sesuai rencana.
baca juga: BKPM Evaluasi Faktor Penghambat Investasi di Indonesia
Salah saru upaya intervensi yang akan dilakukan ialah dengan membangun Destination Management Office yang akan berisikan tim dari pemerintah pusat. Lembaga tersebut akan memastikan peraturan-peraturan di daerah dapat sejalan dengan visi dan misi pemerintah pusat.
"Sebenarnya kita berpikir intervensi seperti ini berlebihan, tapi ya harus dilakukan. Pariwisata itu salah satu pengumpul devisa terbesar bagi negara," tuturnya. (OL-3)
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Pelni Hadir pada Pameran Pariwisata Bangga Berwisata di Indonesia
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved