Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penyelenggara Jamin-an Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) berencana meluncurkan program vokasi bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Sekarang kita terus meluncurkan program yang dapat meningkatkan skill tenaga kerja. Kita ada program vokasi. Jadi, kalau nanti ada yang bekerja di perusahaan kemudian mengalami PHK, itu bisa didaftar ke kita untuk mengikuti program pelatihan serta upskilling dan reskilling," kata Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Barat, Pontianak, kemarin.
Lewat program itu, imbuhnya, nantinya para peserta akan mengikuti program pelatihan selama satu bulan untuk meningkatkan keterampilan.
"Program vokasi baru mau start di bulan September ini. Kita menargetkan 20 ribu pekerja yang mengalami PHK, termasuk peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih bekerja. Nanti peserta bisa mendaftarkan diri di program vokasi di tiap cabang di seluruh indonesia," jelasnya.
Dikatakannya, ada berbagai program pelatihan yang akan dihadirkan pihaknya. "Macam-macam pelatihan, pokoknya bagaimana mereka dilatih kembali untuk meningkatkan keterampilan," sebutnya.
Ia menyebutkan ada bebe-rapa persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta yang ingin ikut program tersebut.
"Kita utamakan bagi perusahaan yang tertib serta bagi pekerja yang mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan yang lebih lengkap. Kita kan ada empat program, jadi misalkan ada peserta yang ikut dua program lalu dibandingkan dengan yang ikut tiga program, kita akan utamakan peserta yang mengikuti tiga program," pungkasnya.
Di kesempatan yang sama, Ilyas mengatakan pihaknya juga akan terus berupaya maksimal untuk meningkatkan pelayanan kepada para peserta BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya lewat layanan tambahan pada dua program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu program Jaminan Kecelakaan kerja dan program Jaminan Kematian. (Rif/E-2)
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal mengungkapkan lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 2025 banyak terjadi pada industri padat karya.
Kebijakan yang terlalu ketat, tumpang tindih, atau tidak proporsional dinilai menjadi pemicu meningkatnya risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor padat karya,
"Tahapan-tahapan itu, sebenarnya dari 1.067 kami mau efisienkan menjadi sekitar 250-an (perusahaan), dengan catatan tidak boleh ada lay-off begitu."
HP Inc berencana memangkas hingga 6.000 karyawan secara global hingga 2028 sebagai bagian dari efisiensi dan percepatan adopsi AI.
Pemkab Bekasi memberikan perhatian penuh terhadap proses restrukturisasi yang dilakukan PT Indofarma Tbk dan anak perusahaannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved