Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi, mengatakan bahwa pihaknya akan menurunkan bunga kredit secara gradual. Hal itu menyusul turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia yang menjadi 5,75%.
"Dari sisi suku bunga dana pun kita juga sudah lebih duluan turun, dibandingkan teman-teman yang lain. Kalau suku bunga dana turun, cost of fund kita juga akan turun. Kalau cost of fund mengalami penurunan, tentunya bunga kredit juga akan ikut turun, tapi gradual," kata Hery saat ditemui di Jakarta, Rabu (7/8).
Baca juga: IHSG Berpeluang Rebound
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengusulkan agar bunga deposito dan bunga kredit diturunkan. Dengan begitu, investor kemudian akan tertarik untuk berinvestasi di dalam negeri.
"Kalau Pak JK tadi bicara kredit mesti di bawah 7%, beberapa segmen kita sudah di bawah itu, misalnya kredit mobil sekitar 6%, KPR kan ada yang pengembang tier 1 juga sudah sekitar itu di bawah, sekitar 6%-6,5%. Sebtulnya apa yang disampaikan beliau kita udah jalan," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa biasanya penurunan bunga dana dan kredit itu butuh waktu sekitar tiga hingga enam bulan. Untuk bunga kredit yang berpotensi turun lebih dulu, terang dia, adalah kredit consumer seperti kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit otomotif. Penurunan bunga kredit tersebut pun berkisar antara 25 bps hingga 50 bps. (OL-6)
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
Bank Mandiri mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025.
PT Bank Mandiri Tbk memperkuat stabilitas layanan keuangan nasional dengan menyiapkan uang tunai bersih Rp25 triliun.
Adopsi layanan digital semakin kuat terlihat dari 91% pembukaan rekening yang kini telah dilakukan melalui Livin’ by Mandiri.
Mandiri Investasi optimistis, produk investasi yang saat ini sedang menunggu diterbitkannya aturan dari OJK tersebut akan mendapat animo tinggi dari investor baik institusi maupun ritel.
Promo ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pembayaran digital dan menghadirkan kemudahan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved