Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V, menjalin kerja sama dengan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) untuk meningkatkan produktivitas Kebun Sawit Rakyat melalui kerjasama kemitraan, SDM, Kelembagaan pekebun dan percepatan pelaksanaan program peremajaan kelapa sawit rakyat.
Nota kesepahaman kedua belah pihak diatandatangani oleh Direktur Utama PTPN V Jatmiko K. Santosa dan Ketua Umum APKASINDO Gulat Medali Emas Manurung, Jumat (26/7). Kerja sama tersebut juga merupakan tindak-lanjut dalam pelaksanaan program Sawit Untuk Rakyat yang dicanangkan pemerintah dan program BUMN Sawit Rakyat yang diinisiasi PTPN V.
Direktur Utama PTPN V, Jatmiko K. Santosa mengatakan, sejak awal berdiri, PTPN V memang disiapkan untuk bermitra dengan petani. Karena itu Perseroan sangat berkepentingan dalam mendorong produktivitas sawit rakyat dengan menginisiasi program BUMN Untuk Sawit Rakyat yang menggandeng berbagai pihak.
Diantaranya seperti Himbara, Pemerintah Daerah, hingga BPDPKS dalam upaya mewujudkan sawit rakyat swadaya secara ekonomi dan terjadinya peningkatan kesejahteraan petani.
“Kami menyambut baik kerjasama dengan APKASINDO dalam mendorong program pemerintah menyejahterakan petani melalui peremajaan, peningkatan produktivitas, perbaikan SDM hingga sertifikasi sawit yang lestari," ujar Jatmiko.
Kerjasama dengan APKASINDO ini memiliki nilai strategis karena akan secara langsung berimbas pada perbaikan sawit rakyat, dimana saat ini asupan bahan baku sawit perusahaan bersumber dari 50% kebun inti milik PTPN V dan sisanya 50% berasal dari kebun rakyat.
Baca juga : PTPN V Kembalikan 2.800 Hektare Lahan ke Negara
Menurut Jatmiko perlu adanya peningkatan angka produktifitas sawit rakyat, dimana saat ini angka produksi hanya berkisar sekitar 2 ton CPO per hektar pertahun, lebih rendah dari tingkat produksi PTPN V yang mampu menghasilkan 6 ton CPO per hektar pertahun. .
Ia berharap dengan kerja sama bersama APKASINDO akan bisa memajukan petani kelapa sawit menjadi petani kelapa sawit mandiri dan profesional, hingga menghasilkan produksi Tandan Buah Sawit (TBS) yang maksimal dan berkualitas tinggi.
“Sebagai mitra teknis dalam program BUMN Untuk Sawit Rakyat, perusahaan siap untuk merangkul dan bermitra dengan petani-petani yang berada dibawah naungan APKASINDO dan PTPN V juga akan menjaga disiplin yang berkelanjutan dalam kultur teknis sawit yang optimal, mewujudkan sawit rakyat swadaya secara ekonomi dan terjadinya peningkatan kesejahteraan petani ” tambah Jatmiko.
Ketua Umum APKASINDO Gulat Medali Emas Manurung mengatakan, pihaknya memiliki tugas untuk membangun industri kelapa sawit Indonesia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Untuk itu, APKASINDO akan mendorong petani sawit bermitra dengan PTPN V.
"Sebagian petani eks plasma PTPN V itu anggota APKASINDO. Mereka akan kita dorong untuk menjadi mitra PTPN V. Begitu juga dengan petani swadaya, juga akan kita arahkan untuk bermitra dengan PTPN V. Bersama-sama kami akan memajukan petani kelapa sawit menjadi petani mandiri dan profesional, dalam mengelola hingga menghasilkan produksi Tandan Buah Sawit (TBS) yang maksimal dan berkualitas” ujar Gulat.
Diketahui, PTPN V merupakan BUMN perkebunan yang beroperasi di Riau dan berkomitmen meningkatkan optimalisasi potensi industri sawit di Riau, yang sangat besar, melalui rangkaian kegiatan BUMN Untuk Sawit Rakyat dengan menitikberatkan pada Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat.
Kerja sama antara PTPN V dan APKASINDO tersebut adalah kelanjutan program BUMN Untuk Sawit Rakyat yang dicanangkan pada bulan April 2019, kemarin (RO/OL-7)
Samasindo menargetkan tingkat pemanfaatan kapasitas produksi hingga 80% pada 2025, meski perusahaan baru memulai operasi komersial pada awal September.
Polri mengungkap kronologi penindakan dugaan pelanggaran ekspor CPO oleh PT MMS di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Presiden Prabowo Subianto mengecam keras korupsi sumber daya alam, menyebutnya sebagai subversi ekonomi.
Harga Referensi CPO meningkat US$43,80 atau 4,81% dari HR CPO periode 1-31 Agustus 2025 yang tercatat sebesar US$910,91/MT.
Sekjen CPOPC yang baru Izzana Salleh merupakan sosok yang memiliki pengalaman pada sektor kebijakan publik, kepemimpinan korporat, hingga advokasi nirlaba global.
Dewan Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC) secara resmi mengumumkan transisi kepemimpinan eksekutifnya.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved