Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memaksimalkan potensi ekonomi digital, pemerintah dinilai perlu membentuk satu kementerian khusus yang menangani sektor tersebut.
Negara berkembang lainnya, seperti Thailand dan Brasil telah menerapkan hal serupa dan bisa memetik hasil yang cukup baik.
Demikian diungkapkan Menteri Perdagangan periode 2004-2011 Mari Elka Pangestu di Jakarta, Selasa (23/7).
Baca juga : Maksimalkan Digitalisasi: Bambang: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa 6%
Di Thailand, ia mengatakan, pemerintah setempat mendirikan ministry of digital economy and society yang langsung bertanggung jawab kepada perdana menteri. Begitu pun di Brasil yang memiliki kementerian khusus ekonomi digital dan berada langsung di bawah presiden.
Selama ini, ia melihat pemerintah kebingungan mencari solusi dari kompleksnya persoalan ekonomi digital, mulai dari tata cara perdagangan, keamanan hingga pemungutan pajaknya.
"Sektor ini isunya sangat sangat lintas sektoral. Mulai dari pembayaran, keamanan, tenaga kerja, kompetisi, regulasi, jadi harus ada kementerian khusus yang konsentrasi di sana," ujar Mari Elka. (OL-7)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved