Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Bisnis biro perjalanan (travel agent) termasuk yang terkena disrupsi akibat perkembangan dunia teknologi informasi.
Perubahan perilaku konsumen yang lebih senang memesan secara daring (online) perlu disikapi para pelaku usaha biro perjalanan.
Untuk menjawab tantangan itu, anak usaha Sabre Travel Network Indonesia meluncurkan aplikasi berbasis internet bernama Electra. Hal itu untuk mempermudah para pebis-nis biro perjalanan melayani pengguna jasa perjalanan korporasi ataupun perorangan untuk pemesanan tiket penerbangan, hotel, tur, umrah, pariwisata, dan paket transportasi lainnya.
"Mereka (pebisnis travel konvensional) tidak mampu bersaing karena beberapa kendala, di antaranya lemahnya visi dan antisipasi strategis pelaku konvensional dalam menghadapi era digital, proses perizinan yang panjang dan rumit. Belum lagi dibutuhkan investasi yang besar untuk dapat membangun sendiri sebuah aplikasi online," kata Managing Director Sabre Travel Network Indonesia, Deny Fajar, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Saat ini telah ada 470 biro perjalanan bergabung di aplikasi tersebut. Lebih lanjut ia menjelaskan keuntungan biro perjalanan yang mendaftar di Electra ialah kepemilikan aplikasi online yang terkoneksi dengan seluruh maskapai penerbangan domestik maupun internasional, beserta fitur-fitur yang bermanfaat bagi konsumen secara instan, dengan menggunakan identitas biro perjalanan sendiri.
"Selain itu, untuk keamanan transaksi menggunakan metode deposit-top up sehingga tidak akan ada pembayaran yang tertunda," tandas Denny.
Dalam kesempatan yang sama, pakar manajemen dan bisnis dari Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, mengatakan bahwa disrupsi yang ada harus disikapi para pelaku usaha.
"Hal ini harus cepat diatasi. Kalau tidak, travel agent ini akan mati karena era sekarang serbadigital," ujar Rhenald Kasali. (*/E-1)
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved