Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KUNCI untuk keluar dari middle income trap atau jebakan negara berpendapatan menengah adalah dengan menggenjot investasi.
Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad mengatakan, bila hanya mengandalkan belanja pemerintah saja, justru Indonesia akan semakin terjebak dalam middle income trap
"Kuncinya adalah investasi yang besar dari swasta dan masyarakat harus tumbuh 2 digit, kalau mengandalkan belanja pemerintah melalui APBN maka berat," kata Tauhid kepada Media Indonesia, Selasa (16/7).
Investasi yang harus digenjot, sambungnya, adalah investasi pada industri yang memiliki nilai tambah tinggi dan berorientasi ekspor.
Dalam menggenjot investasi, katanya, pemerintah perlu membenahi pelayanan perizinan terutama terkait tata ruang dan pertanahan agar lebih cepat, murah dan mudah.
Baca juga : Sistem Politik tidak Terlalu Pengaruhi Minat Investor
Selain itu, kata Tauhid, pemerintah juga perlu memberikan insentif fiskal secara khusus bagi UMKM. Pasalnya, fasilitas super deduction tax yang diberikan saat ini hanya menguntungkan usaha besar yang mempunyai capital.
Juga, menurutnya, revisi UU ketenagakerjaan perlu dilakukan untuk meningkatkan investasi.
"Perbaiki UU Ketenagakerjaan, khususnya mengenai sistem pengupahan yang berbasis produktivitas," katanya.
Selain investasi, lanjut dia, pemerintah juga perlu meningkatkan produktivitas tenaga kerja sebagai upaya untuk keluar dari middle income trap.
Pasalnya, peningkatan produktivitas akan mendorong peningkatan daya beli masyarakat sehingga konsumsi kemudian akan meningkat.
Menurutnya, ekspor harus digenjot pada komoditas yang berbasis inovasi dan teknologi serta mengandalkan komoditas sumber daya alam. (OL-7)
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved