Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Bank Indonesia Terus Cermati Gejolak Perekonomian Global

Atalya Puspa
05/7/2019 14:55
Bank Indonesia Terus Cermati Gejolak Perekonomian Global
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.(Antara/Sigid Kurniawan)

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan pihaknya masih terus mencermati kondisi perekonomian global, khususnya hasil pertemuan G-20 (Group of Twenty) yang berlangsung di Osaka, Jepang.

Namun begitu, Perry mengaku optimistis pertemuan tersebut akan memberikan dampak positif bagi kondisi perekonomian global, khususnya Indonesia.

"Kalau kita bandingkan dengan berita-berita sebelum pertemuan di Osaka, sebenarnya pertemuan itu memberikan tone positif. Setidaknya kedua negara sepakat kembali ke meja perundingan," kata Perry di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (5/7).

Perry mengungkapkan, dari pertemuan tersebut, Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok terlihat akan segera mengakhiri perang dagang yang selama ini berlangsung.

Meredanya perang dagang antarkedua negara tersebut, diharapkannya dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian global sehingga dapat berimbas pada kondisi perekonomian Indonesia.

"Kalau trade war seperti positif tone di Osaka akan berlanjut, kemungkinan the Fed akan stay (mempertahankan suku bunga). Tapi tahun depan akan turun 25 bsp (basis poin)," ujarnya.

Di samping itu, pihaknya tetap mencermati kemungkinan yang terjadi jika perang dagang masih terus berlangsung.

Perry memprediksi, the Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) akan menurunkan tingkat suku bunganya tahun ini jika AS dan Tiongkok tidak menemui kata sepakat.

"Makanya pas rapat dewan gubernur (RDG) kita lihat kemungkinan-kemungkinan itu kita lihat. Karena nanti akan berpengaruh bagaimana reaksi kita," tutupnya. (OL-09)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Deri Dahuri
Berita Lainnya