Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
LINKAJA dinilai memiliki peluang besar di pasar pembayaran daring karena pemain di pasar ini masih sedikit. Selain itu, sekitar 75% pasar di Indonesia masih melakukan pembayaran dengan uang tunai.
"Apalagi kalau misalnya Linkaja dijadikan satu pembayaran yang akan terhubung ke hampir semua BUMN. Jadi, mereka akan memakai Linkaja. Mungkin dipakai macam-macam jadi peluangnya memang besar," kata pengamat telekomunikasi sekaligus Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute, Heru Sutadi, kemarin.
Namun, Heru menilai Linkaja yang diluncurkan pada Minggu (30/6) tidak dapat disamakan dengan layanan pembayaran seperti OVO dan Go-Pay karena Linkaja sebagai turunan BUMN memiliki mekanisme kerja yang berbeda dengan perusahaan rintisan itu.
Diketahui, Linkaja merupakan transformasi dari seluruh dompet elektronik milik BUMN, mulai T-cash milik Telkomsel, E-cash milik Bank Mandiri, T-bank milik BRI, hingga Yap milik BNI.
Platform tersebut menghimpun seluruh BUMN, seperti Telkomsel, Pertamina, PT KAI, dan Kimia Farma guna memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran nontunai.
Namun, langkah pemerintah untuk turut bersaing dalam dunia teknologi finansial (tekfin) lewat Linkaja dinilai kurang tepat. Kehadiran Linkaja dinilai dapat mengganggu keseimbangan pasar tekfin yang ada saat ini.
"Langkah pemerintah untuk ikut dalam persaingan tekfin memang bisa berpotensi membuat pasar tekfin pembayaran yang sudah ada menjadi tidak imbang," ungkap ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda.
Nailul menilai pemerintah seharusnya memberikan ruang kepada swasta untuk mengembangkan industri tekfin di Indonesia.
Lebih jauh lagi, dirinya juga menyoroti adanya potensi diskriminatif yang akan dilakukan pihak perbankan yang turut andil dalam Linkaja.
"Bisa saja nanti untuk menyingkirkan yang lain bank-bank BUMN yang memiliki modal di Linkaja memberikan tarif diskriminatif kepada tekfin pembayaran pesaing Linkaja," tukasnya. (Ata/Aiw/E-3)
Adapun desain logo baru tersebut terinspirasi dari garis kontur topografi yang melambangkan hubungan erat perseroan dengan alam.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menempatkan utusan khusus presiden di seluruh BUMN untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap pengelolaan aset negara.
Prabowo lanjut mengumumkan dirinya telah menerima laporan return on asset BUMN-BUMN di bawah naungan Danantara dalam periode setahun terakhir naik hingga lebih dari 300%.
Menurutnya, secara teori manajemen pun tidak ada sistem yang mampu mengelola jumlah entitas sebesar itu dalam satu kendali.
BADAN Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara mulai meninjau ulang atau audit kondisi perusahaan-perusahaan BUMN milik negara.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
INDUSTRI kripto di Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved