Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
FORUM Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) Bursa Tani terus meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satunya dengan menggunakan pupuk yang tepat, sehingga dengan luasan sawah yang tetap, bisa menghasilkan panen yang lebih tinggi.
"Pupuk yang dimaksud adalah dengan menggunakan pupuk batu bara, sebanyak 30%, maka produktivitas satu hektar bisa meningkat," kata Ketua umum FKDB Ayep Zaki.
Dijelaskannya, dari hasil uji cobai di 16 provinsi pengunaan pupuk batu bara bisa meningkatkan rata-rata produksi per hektarenya sebesar 43%.
"Bila rata-rata produksi per hektar petani 5,2 ton, maka dengan pengunaan pupuk batu bara bisa mencapai 7,4 ton," ujarnya.
Dengan meningkatnya produktivitas pertanian, kata Zaki maka otomatis pendapatan petani semakin meningkat.
Baca juga : FKDB: Pupuk Batubara Tingkatkan Hasil Pertanian 45%
"Apabila semula orang enggan bertani karena produktivitas rendah, sehingga income juga rendah. Maka dengan penggunaan pupuk batu bara, diharapkan akan mengubah kondisi seperti itu," ujarnya.
Ayep menjelaskan, FKDB ingin ada perubahan yang positif bagi petani. Dengan petani yang terus bersemangat, panennya meningkat, pendapatan meningkat, maka daya beli mereka pun ikut terangkat.
Pria yang akrab disapa Aa Zaki ini menjelaskan, formula pupuk FKDB menggunakan batu bara yang merupakan fosil tumbuhan yang terawetkan. Sehingga mampu memenuhi unsur hara tanah, dimana tanaman padi menyerap 21 unsur hara tanah.
"Sehingga wajar bila pascapanen tanah menjadi makin berkurang unsur hara, karena pupuk kimia yang diberikan petani hanya mengandung 6 unsur hara," katanya.
Jadi intinya batu bara bukan sekadar bahan bakar, tambah Aa Zaki, namun batuan sedimen yang dapat terbakar itu juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman.
"Pupuk batu bara terbukti memperbaiki kualitas lahan sekaligus meningkatkan produksi padi dan komoditas lain," paparnya.
Penggunaan pupuk organik batu bara, lanjut Zaki, lebih murah dibandingkan dengan pupuk kimia anorganik atau pupuk kimia buatan. Bahkan sudah terbukti hasilnya.
"Petani yang memanfaatkannya pun untung ganda, yakni kualitas tanah meningkat sekaligus produksi tanaman pun tergolong meningkat," tandasnya.(OL-7)
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menutup tahun 2025 dengan kinerja produksi yang melampaui target, menandakan peran strategis perusahaan dalam menjaga pasokan pupuk nasional.
PROVINSI Jawa Timur masih menjadi tulang punggung produksi beras untuk menopang kebutuhan nasional.
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia resmi menandatangani kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved