Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut Indonesia memiliki peluang yang bisa dimanfaatkan di tengah perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.
Menurut Menperin, Indonesia masih memiliki fundamen ekonomi yang kuat dalam menghadapi situasi perdagangan yang tidak kondusif.
"Indonesia menjadi salah satu negara dengan demokrasi yang solid sehingga menjadi salah satu negara yang menarik untuk investasi," ujar Airlangga melalui keterangan resmi, Rabu (12/6).
Selain itu, Indonesia juga dipandang sebagai salah satu negara yang serius mengembangkan ekonomi digital. Itu menjadi nilai positif tersendiri bagi para pelaku usaha dunia.
"Bahkan, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melihat Asia Tenggara terutama Indonesia bisa menjadi ground untuk digital ekonomi," tuturnya.
Dengan situasi yang semakin tidak menentu di Tiongkok, Indonesia pun menjadi salah satu tujuan investasi alternatif di Asia bagi para pelaku bisnis.
Yang perlu dilakukan saat ini, sambung Airlangga, adalah meningkatkan daya saing agar produk-produk Tanah Air bisa berkompetisi dengan negara-negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam.
"Mereka pasti memilih-milih. Indonesia sekarang menarik untuk investasi berbasis elektronika, garmen, alas kaki serta makanan dan minuman tapi yang lain juga harus ditingkatkan," tandasnya. (A-3)
Industri makanan dan minuman Indonesia tumbuh 6,4% pada Triwulan III 2025. Namun, konsumsi susu nasional masih rendah dan ketergantungan impor bahan baku jadi tantangan utama.
PENGUATAN pendidikan vokasi merupakan strategi utama dalam membangun industri nasional yang bernilai tambah tinggi, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Rahadi menyebutkan bahwa pendidikan vokasi menjadi tulang punggung industri.
KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi industri.
Guna mencetak SDM industri yang kompeten, salah satu langkah strategis yang dilakukan Kemenperin adalah penyelenggaraan Pelatihan Industrial-Based Curriculum (IBC).
Program ini merupakan peta jalan strategis untuk mengimplementasikan revolusi industri keempat di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved