Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia melakukan pertukaran Instrument of Ratification (IoR) Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) dengan Chile pada Selasa (11/6).
Pertukaran IoR tersebut dilakukan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita serta Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Perdagangan Chile Rodrigo Yéfiez Benitez.
IoR merupakan prosedur legal yang harus dilalui sebelum berlakunya IC-CEPA. Sesuai dengan kesepakatan, IC-CEPA akan mulai berlaku 60 hari setelah pertukaran IoR, yaitu pada 10 Agustus mendatang hingga waktu yang tak ditentukan.
Mendag menyatakan, perjanjian kerja sama tersebut merupakan momentum bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor, khsusunya ke wilayah Amerika Selatan.
"Letak geografis Chile yang strategis, akan menjadikan Chile sebagai negara penghubung produk ekspor Indonesia di Amerika Selatan," kata Mendag di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Selasa (11/6).
Baca juga: Perjanjian Dagang Indonesia-Chile Berlaku Agustus
Dirinya juga menuturkan, diharapkan kedua negara dapat meningkatkan ekspor yang meliputi produk makanan, sandang, minyak kelapa sawit, serta meningkatkan sektor pariwisata.
Di sisi lain, Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Perdagangan Chile Rodrigo Yéfiez Benitez juga memandang perjanjian kerja sama antara Indonesia dan Chile merupakan satu hal yang penting bago Chile.
"Ini adalah sesuatu yang dangat penting dan satu hal yang bersejarah bagi perjanjian perdagangan kami," ujarnya. (OL-7)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved