Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MUDIK menjadi salah satu tradisi dalam menyambut hari raya di Indonesia, termasuk di momen hari raya Idul Fitri. Segala hal pun perlu disiapkan sebelum memutuskan mudik.
Salah satunya ialah asuransi mudik yang kini banyak disediakan oleh sejumlah perusahaan. Sayangnya sangat jarang yang memberikan keterangan karena benefit sedikit, tapi harus ditebus dengan harga premi mahal.
Maka selaku calon nasabah, masyarakat harus pintar mencari layanan asuransi yang memberikan banyak benefit. Salah satunya dari PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance) bernama t mudik dan personal accident mudik.
Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna menjelaskan, untuk personal accident mudik yaitu proteksi bagi diri sendiri selama masa mudik ke kampung halaman, dimana harga premi yang ditawarkan bervariatif.
“Untuk harga personal accident kami tawarkan mulai Rp10 ribu, hingga Rp50 ribu khusus untuk Mudik Keluarga dan kami maksimalkan hanya untuk 5 orang, jadi bisa dikategorikan penumpang 4 dan 1 pengemudi," ujarnya dalam keterangan resmi. Senin (3/6).
Baca juga : Tugu Insurance Siapkan Asuransi Untuk Pemudik Roda Dua
Indra juga menjelaskan, untuk cara mengaktivasi produk personal accident mudik ini sangat mudah karena tertera dibelakang kartu, hanya memasukkan data diri lengkap dan 16 kode nomor kartu.
Perlu diperhatikan pula bahwa untuk masa aktif berlaku kartu ini hingga 10 Juni 2019.
Lalu apa yang membedakan dengan t mudik, produk Tugu Insurance lainnya. T mudik ini bisa dikatakan produk asuransi paling lengkap bagi pemudik selama berkendara ke kampung halaman.
T mudik juga memberikan jaminan perlindungan biaya akibat kecelakaan, selama proses mudik berlangsung.
Indra menegaskan, produk ini bukan hanya memberikan jaminan pokok namun banyak benefit jaminan tambahan lainnya yang diantaranya jaminan tambahan memberikan penggantian biaya ambulans sebesar Rp500 ribu per polis, santunan kerusakan kendaraan tertanggung sebagai akibat dari kecelakaan, hilang atau rusaknya barang bawaan selama perjalanan akibat kecelakaan.
Bahkan tidak hanya itu, tertanggung pun mendapat santunan apabila tempat tinggal (home protection) tertanggung mengalami kebongkaran dan kebakaran saat mudik.
"Benar, melalui asuransi t mudik ini, pelanggan akan mendapatkan jaminan tambahan apabila terjadi risiko pembongkaran maupun kebakaran tempat tinggal selama mudik. Jadi jika rumahnya kenapa-kenapa tercover juga," tutupnya.
Untuk paket t mudik, Tugu Insurance juga memberikan santunan kematian berupa biaya pemakaman sebesar Rp1 juta per polis dan santunan pembatalan tiket dan hotel akibat tertanggung sekarat atau sakit atau menderita cidera tubuh, meninggalnya anggota keluarga tertanggung, pemogokan atau huru-hara yang tidak terduga, serta hunian permanen tertanggung di indonesia menjadi tidak layak huni akibat kebakaran, badai atau banjir yang terjadi dalam jangka waktu 7 hari sebelum tanggal keberangkatan yang dijadwalkan.
Namun manfaat dari asuransi ini bukan hanya bagi pemudik tetapi dapat dinikmati oleh semua khalayak yang hanya ingin sekedar menikmati lengangnya Ibukota Jakarta atau berlibur ke luar kota.
"Jadi bagi para pelanggan dapat menikmati asuransi ini dengan premi hanya Rp25 ribu untuk jangka waktu 7 hari, Rp50 ribu untuk jangka waktu 14 hari," tandas Indra. (OL-8)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved