Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasa Marga mulai memberlakukan skema satu arah atau one way di ruas Tol Trans Jawa, tepatnya mulai dari Kilometer (Km) 69 Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 263 Brebes Barat.
Rekayasa lalu lintas itu dilaksanakan sejak pukul 08.00 WIB, satu jam lebih awal dari rencana semula.
"Kami melihat ada kepadatan yang cukup tinggi sejak pagi hari, maka itu skema one way kami mulai lebih awal," ujar Coorporate Communications Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti melalui keterangan resmi, Kamis (30/5).
Baca juga : One Way di Tol, Jalur Pantura di Cirebon Mulai Padat
Skema satu arah diberlakukan setelah Korlantas memastikan lajur sebaliknya yakni dari timur ke barat sudah steril sehingga tidak ada pengguna jalan yang terjebak dalam perjalanan menuju Jakarta.
Irra mengatakan, beberapa jam setelah one way diterapkan, kepadatan kendaraan sudah dapat terurai. Antrean di Gerbang Tol Cikampek Utama pun terpantau normal sekitar enam sampai delapan kendaraan.
Jasa Marga memprediksi, sepanjang H-6, akan ada 74.496 kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama. Angka itu meningkat 159,7% dari lalu lintas harian normal yang hanya 28.689 kendaraan.
Jumlah tersebut juga lebih tinggi dari angka kendaraan yang melintasi GT Cikampek Utama pada H-7 yang tercatat sebanyak 57.405 kendaraan. (OL-8)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved