Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) mencatat dalam tiga hari BI membuka pelayanan penukaran uang, sebanyak Rp40,6 triliun telah ditukarkan oleh masyarakat.
"Antuasime masyarakat, walaupun THR belum turun, tapi sudah Rp40,6 triliun dari total Rp217,1 triliun," kata Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi di Gedung BI, Jakarta Pusat, Kamis (16/5).
Rosmaya menyatakan, pihak BI juga menambah titik penukaran menjadi sebanyak 2.900 titik.
Baca juga: Pemerintah Diminta Gerakkan Perekonomian Domestik
"Kemudian, itu nanti pada saat mudik kita juga akan menyediakan di rest area, pom bensin," lanjut Rosmaya.
Seperti diberitakan, Bank Indonesia (BI) menyiapkan titik penukaran uang yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di daerah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil).
Persediaan uang sebanyak Rp217,1 triliun meningkat sebesar 47% dibanding tahun sebelumnya. (OL-1)
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan berdasar kajian kondisi perekonomian sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,5%.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Thomas Djiwandono mengaku tidak pernah ada pembahasan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto terkait penunjukan dirinya.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meninggalkan sikap wait and see atau bereaksi menunggu terhadap dinamika pasar.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bank sentral melakukan intervensi di pasar keuangan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved