Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat total ekspor pada April 2019 sebesar US$12,6 miliar dan impor US$15,10 miliar sehingga Indonesia mengalami defisit neraca dagang US$2,5 miliar. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan perlunya mewaspadai defisit yang terjadi.
Menurut Menkeu, defisit neraca dagang April 2019 terjadi lantaran ekspor mengalami kontraksi lebih dalam ketimbang impor. "Walaupun impornya kontraksi, ekspornya juga kontraksinya lebih dalam lagi. Jadi, ini faktor dari ekspor yang mengalami pelemahan. Kita harus waspada," ujarnya di Jakarta, kemarin.
Dia menambahkan, impor bahan baku dan barang modal yang dibutuhkan oleh industri juga perlu diantisipasi. Pasalnya, hal itu akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi ke depannya. "Sinyal ini menggambarkan bahwa ekonomi dunia memang mengalami situasi yang tidak mudah.''
Jika neraca dagang mengalami defisit dalam situasi yang sedang mengalami ketidakpastian, itu akan menimbulkan risiko lebih tinggi bagi ekonomi Indonesia. Sri Mulyani memprediksi penyebab terjadinya defisit April 2019 ialah naiknya impor akibat penahanan impor pada kuartal I 2019 jelang pemilu serentak.
"Mungkin karena menjelang pemilu, saya harus lihat apakah ada volume impor yang slowdown terutama pada kuartal I yang baru direalisasikan pada April,'' ujarnya.
Faktor lainnya ialah dunia usaha mengejar kebutuhan impor sebelum Lebaran. Mereka melakukan penumpukan stok lebih banyak di April. "Jadi mungkin mereka kalkulasi, nanti sesudah Lebaran akan libur panjang lagi sehingga semuanya ditumpukkan di April. Jadi Januari-Maret slowdown, sekarang ditinggikan karena antisipasi.''
Saat memberikan penjelasan di kantornya, kemarin, Kepala BPS Suhariyanto menyatakan bahwa laju impor pada April memang lebih tinggi daripada bulan sebelumnya yang hanya US$13,45 miliar. Ada pertumbuhan sebesar 12,25%.
"Seluruh golongan impor tercatat mengalami kenaikan secara bulanan.''
Kendati begitu, kata Suhariyanto, jika dilihat secara tahunan, impor pada April tahun ini lebih rendah 6,58% daripada tahun lalu. Pada bulan keempat 2018, total impor mencapai US$16,16 miliar.
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia sejak Januari hingga April tercatat US$53,20 miliar atau turun 9,39% ketimbang periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$58,72 miliar. Untuk impor empat bulan pertama mencapai US$55,77 miliar sehingga defisit neraca perdagangan tahun ini US$2,57 miliar.
Langkah strategis
Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengungkapkan kinerja ekspor menurun lantaran melemahnya volume permintaan dari mitra dagang utama, terutama Tiongkok dan India. Hal itu tecermin dari penurunan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur di dua negara itu.
Merosotnya ekspor juga dipengaruhi tren penurunan harga komoditas seperti batu bara 12% secara bulanan. Untungnya, penurunan masih diimbangi kenaikan harga minyak kelapa sawit hingga 5%. "Kalau impor memang naik dalam rangka menjaga pasokan barang konsumsi jelang Lebaran," terang Josua.
Kepala Ekonom BNI Ryan Kiryanto mengungkapkan pemerintah dapat memperbaiki kinerja neraca perdagangan dengan melakukan empat langkah strategis.
Pertama, tingkatkan ekspor nonmigas dari hasil industri dan diversifikasinya ke pasar tradisional (Tiongkok, AS dan Jepang) dan negara-negara tujuan ekspor yang baru.
Kedua, pemerintah harus segera mengurangi impor bahan baku atau penolong dengan mencari substitusinya dari dalam negeri.
"Ketiga, terus kurangi impor migas seiring kenaikan harga minyak dunia dengan mengoptimalkan program B-20 dan seterusnya. Berikutnya, pemerintah harus mengembangkan diplomasi perdagangan bilateral dan multilateral untuk mengenalkan produk-produk buatan Indonesia,'' papar Ryan. (Pra/Ata/X-8)
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
(KPK) menduga uang kasus suap pajak turut mengalir ke oknum di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Anggota DPR RI menyebut kasus suap korupsi yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak harus menjadi momentum bagi Kementerian Keuangan melakukan bersih-bersih.
KPK melakukan penelusuran penerimaan uang suap ke pejabat di Ditjen Pajak.
Budi enggan memerinci sosok yang tengah dibidik oleh penyidik. KPK sedang mencari keterlibatan pihak lain yang diduga memiliki peran dalam pengurangan pajak ini.
Rudianto menilai tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) sangat krusial di tengah upaya Presiden Prabowo Subianto meningkatkan penerimaan negara.
Selain mahasiswa Polstat STIS yang terdiri dari 227 mahasiswa dan 283 mahasiswi, BPS juga mengerahkan 50 pegawai BPS Pusat, serta pegawai BPS di kabupaten/kota terdampak.
AKHIR 2025 publik dikejutkan hasil tes kemampuan akademik (TKA) jenjang SMA yang menunjukkan rata-rata nilai mata pelajaran wajib berada pada level yang relatif rendah.
Harga cabai rawit yang sempat membubung hingga Rp75.000 per kg, sekarang Rp38.000 per kg. Pun, cabai besar merah harga jual di pedagang Rp40.000 per kg.
BPS mencatat inflasi Desember 2025 sebesar 0,64 persen (mtm). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau, khususnya cabai rawit dan daging ayam, menjadi penyumbang terbesar.
KEPALA Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman memberikan pandangan terkait angka inflasi Desember 2025.
Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menjadi kelompok provinsi dengan tingkat inflasi bulanan tertinggi pada Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved