Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
REVOLUSI digital jadi salah satu tantangan besar yang dihadapi industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Hal itu disampaikan Direktur Penelitian dan Pengaturan BPR, Ayahandayani.
Dengan perkembangan teknologi, semua hal dituntut untuk serba cepat dan praktis.
"Saat ini semua langsung bisa dipegang dengan handphone, bisa melakukan transaksi. Pola belanja berubah jadi e-commerce. Sehingga BPR mau tidak mau menghadapi tantangan dengan perkembangan teknologi saat ini," kata Ayahandayani dalam acara Pelatihan Media dan Gathering Otoritas Jasa Keuangan di Bandung, Jumat (3/5).
Baca juga: Tingkatkan Penetrasi,Bank Universal BPR Gencarkan Ajang Komunitas
Di samping itu, pihaknya melihat ada tantangan yang muncul dari persaingan dengan lembaga keuangan lainnya, seperti ketentuan Bank Umum untuk penyaluran kredit kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjadi irisan pasar dengan BPR.
"Program pemerintah untuk kredit usaha rakyat (KUR), suku bunganya sangat rendah. Tentu saja beririsan dengan pasar BPR," imbuhnya.
Untuk itu, dirinya mengatakan BPR akan senantiasa mengimbangi pelayanan dengan perkembangan teknologi yang ada.
"Dulu dengan hubungan pendekatan baik, tapi harus diimbangi dengan perkembangan teknologi. BPR harus menyadari pola perilaku kebutuhan masyarakat sudah mulai berubah," tukasnya.(OL-5)
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved