Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Indonesia makin Layak Investasi

Nur Aivanni [email protected]
27/4/2019 05:20
 Indonesia makin Layak Investasi
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo,( ANTARA )

Lembaga pemeringkat Japan Credit Rating Agency, Ltd (JCR) kemarin memperba-iki Outlook Sovereign Credit Rating Indonesia dari stable menjadi positive, sekaligus mengafirmasi rating pada BBB (investment grade).

Menurut Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, hal ini menunjukkan kebijakan yang ditempuh secara konsisten dan tersinergi oleh Bank Indonesia, pemerintah, dan berbagai pemangku kebijakan yang lain sudah tepat sehingga meningkatkan kepercayaan investor terhadap ketahanan dan prospek perekonomian Indonesia ke depan.

Status yang diberikan lembaga pemeringkat kredit Je-pang itu didasari oleh beberapa faktor utama, yaitu ekonomi Indonesia tumbuh secara solid, rasio defisit fiskal terhadap produk domestik bruto (PDB) menurun jika dibanding dengan tahun sebelumnya dan rasio utang pemerintah terhadap PDB tetap rendah, serta resiliensi ekonomi terhadap gejolak eksternal yang didukung oleh kebijakan nilai tukar fleksibel, dan akumulasi cadangan devisa.

Selanjutnya, kata Perry, terdapat beberapa faktor yang mendukung perbaikan outlook dari Sovereign Credit Rating Indonesia. Pertama, pemerintah Indonesia dinilai berhasil merumuskan rencana pembangunan infrastruktur dalam skala besar dan secara kuat diarahkan untuk mengatasi kebutuhan infrastruktur yang menjadi hambatan dalam pertumbuhan ekonomi. Rencana itu terus berjalan dengan perkembangan yang melebihi ekspektasi JCR dan landasan ekonomi semakin diperkuat untuk mengakselerasi pertumbuhan dalam jangka mene-ngah panjang.

Kedua, pemerintah Indonesia juga dinilai berhasil meningkatkan anggaran untuk infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia serta membatasi defisit anggaran dengan mengurangi subsidi BBM.

JCR sebelumnya meningkatkan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia dari BBB-/outlook positif menjadi BBB/outlook stabil pada pada 8 Februari 2018. Sebelumnya, pada pertengahan Maret lalu, lembaga pemeringkat internasional Fitch Rating, juga memberikan peringkat investment grade di posisi BBB dengan outlook stabil pada 14 Maret 2019.

Mutu SDM

Untuk terus memperbaiki kondisi perekonomian, pemerintah telah menempuh berbagai kebijakan. Selain menggenjot pembangunan infrastruktur, hal lain yang jadi prioritas ialah membenahi kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menteri Keuangan Sri Mul-yani Indrawati menilai kualitas SDM, terutama anak muda merupakan salah satu faktor penentu bagi Indonesia untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah. Menurut dia, dengan adanya bonus demograsi, yakni sebagian besar populasi anak muda dan dibarengi dengan pendidikan tinggi yang berkualitas, bisa mendorong Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah dan menuju pendapatan tinggi. "Inilah yang harus terus menjadi fokus kita untuk diatasi," ujarnya dalam Infrastructure Summit 2019 di Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, kemarin. (EM/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya