Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
USAHA mikro menjadi salah satu penunjang perekonomian Indonesia. Jumlahnya pun selalu bertambah tiap tahunnya. Badan Pusat Statistik mencatat, ada 3.385.851 unit usaha mikro di Indonesia pada 2015.
Upaya untuk mengembangkan usaha mikro di Indonesia pun terus dilakukan banyak pihak, termasuk Citi Indonesia (Citibank) lewat ajang kompetisi dan penghargaan Coto Microentrepreneurship Awards (CMA). Tahun ini menjadi tahun ke-14 pelaksanaan CMA oleh Citibank.
Tahun ini, penghargaan CMA periode 2018-2019 diberikan kepada 8 wirausaha mikro terbaik, serra 1 penghargaan apresiasi bagi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Terbaik. Penyerahan penghargaan dilakukan di Jakarta, Kamis (11/4).
CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan, pihaknya percaya bahwa usaha mikro mampu menjadi salah satu instrumen yang sangat penting dalam pengembangan kegiatan perekonomian di Indonesia.
Hal ini berdasarkan atas tumbuh kembangnya usaha mikro di berbagai provinsi di Indonesia, yang secara aktif turut membantu mendorong pertumbuhan daerah tersebut melalui berbagai hal, seperti penyerapan tenaga kerja, penanggulangan kemiskinan serta terbukanya kesempatan usaha dalam berbagai bidang industri.
"Citi Microentrepreneurship Awards merupakan salah satu program Citi dalam komitmennya untuk mendukung pengembangan usaha para pengusaha mikro sehingga mampu memberikan kontribusi positif, baik secara lokal maupun nantinya secara nasional," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/4).
Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki mengungkapkan, CMA kali ini menjaring pendaftaran lebih dari 800 pengusaha mikro, dimana dari jumlah tersebut kemudian dikerucutkan menjadi 20 finalis yang berhak untuk mengikuti ajang bootcamp dan pelatihan selama 3 hari di Jakarta.
Baca juga : Citibank Bukukan Laba Bersih Rp.1,4 Triliun
Dalam Bootcamp, peserta diajari mengenai berbagai macam hal yang bermanfaat dalam mengembangkan usaha mikro seperti branding dan desain, manajemen finansial, pelatihan mengenai legal serta hak atas kekayaan intelektual, serta digital marketing.
CMA sejatinya bukan hanya program besutan Citibank. Dalam penyelenggaraannya, Citibank berkolaborasi dengan Merxy Corps Indonesia.
Executive Director Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis menegaskan, CMA bukan hanya sekedar berkompetisi atau siapa yang menjadi pemenang, namun lebih dari itu yaitu sebagai ajang bagi para pengusaha mikro untuk berjejaring serta berinteraksi dengan para praktisi, mentor dan pemerintah untuk memberikan informasi seiring dengan usaha pengembangan bisnis yang dimiliki oleh para wirausahawan mikro.
Ajang CMA yang sejak 2005 telah menghimpun sekitar 13.000 usaha mikro dan memberikan penghargaan kepada 240 usaha mikro dan 12 LKM itu pun mendapat respon positif dari pemerintah Indonesia.
Direktur Akses Perbankan Badan Ekonomi Kreatif Yuke Sri Rahayu berharap dengan adanya kegiatan CMA, UMKM dan LKM yang menjadi peseta dapat mengambil manfaat dan membuat usaha mereka menjadi tumbuh dan berkembang ke tingkat yang lebih baik lagi.
Asisten Deputi Bidang Pengembangan Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Budi Mustopo menambahkan, CMA bisa menggali potensi para entrepreneur dan mengembangkan para pengusaha yang ada di beberapa wilayah Indonesia.
"Saya berharap lebih banyak lagi peserta yang terjaring dengan berbagai kategori agar elemen dari pada pengusaha atau UKM yang memiliki potensi, baik itu anggota koperasi maupun pemilik usaha, dapat dikenal khalayak luas dengan baik," ujarnya. (RO/OL-8)
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved